- Tiga pejabat Dinas Pendidikan Lubuklinggau dijemput mobil hitam menuju kantor kejaksaan.
- Penjemputan di Sumatera Selatan tersebut diduga merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat setempat.
- Kejaksaan dan Dinas Pendidikan Lubuklinggau belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum mereka.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp menghebohkan masyarakat Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Video tersebut memperlihatkan tiga orang yang disebut-sebut sebagai pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Lubuklinggau dijemput menggunakan sebuah mobil berwarna hitam.
Informasi yang beredar menyebutkan ketiga orang tersebut dibawa ke Kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kejaksaan terkait identitas maupun status hukum ketiga orang yang terlihat dalam video tersebut.
Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, penjemputan itu diduga berkaitan dengan tindak lanjut atas laporan masyarakat. Meski demikian, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang.
Belum ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Negeri Lubuklinggau yang membenarkan keterkaitan video tersebut dengan dugaan tindak pidana tertentu.
Begitu pula dengan Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau yang belum memberikan keterangan terkait video yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan tersebut.
Video yang beredar luas itu pun memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sejumlah warga berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan agar informasi yang berkembang tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Hingga saat ini, Suara.com masih berupaya menghubungi pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dan Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau untuk mendapatkan konfirmasi terbaru.
Baca Juga: Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
Berita Terkait
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Percepat Pemulihan Pascagempa NTT
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel