Tasmalinda
Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB
Kilang Plaju bersama pemerintah daerah dan masyarakat meninjau pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Plaju Ulu, Palembang.
Baca 10 detik
  • Kemen PPPA dan Kilang Plaju meluncurkan Ruang Bersama Indonesia pertama di Kota Palembang pada 30 September 2026.
  • Fasilitas yang berada di Kelurahan Plaju Ulu tersebut diresmikan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat serta perlindungan anak.
  • Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengapresiasi dukungan Pertamina dalam memperluas fungsi Sentra Edukasi ProKlim menjadi ruang bersama.

SuaraSumsel.id - Kelurahan Plaju Ulu kini memiliki Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai wadah masyarakat untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan berbagai kegiatan bersama.

RBI yang berada di Sentra Edukasi Program Kampung Iklim (ProKlim) RT 12 RW 34 tersebut menjadi RBI pertama yang diluncurkan di Kota Palembang. Kehadirannya didukung Kilang Plaju dan merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat desa dan kelurahan.

Peluncuran RBI dilakukan di Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Rabu (30/9/2026), dan mendapat apresiasi dari Wali Kota Palembang Ratu Dewa. “Saya memberikan apresiasi dan terima kasih untuk Pertamina dengan seluruh jajarannya yang sudah memberdayakan masyarakat. Apalagi, kita punya Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang hari ini di-launching,” kata Ratu Dewa.

Sebelum dikembangkan menjadi RBI, lokasi tersebut telah dimanfaatkan masyarakat sebagai Sentra Edukasi ProKlim untuk menjalankan berbagai kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Dengan pengembangan tersebut, fungsi ruang diperluas agar dapat digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lebih beragam, tidak hanya terkait lingkungan.

Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Perliansyah, mengatakan dukungan terhadap RBI merupakan bagian dari upaya Kilang Plaju memperluas manfaat program pemberdayaan di sekitar wilayah operasional.

“Kami tidak sekadar hadir melalui program yang hanya bisa dimanfaatkan oleh mitra binaan, tetapi juga berupaya menghadirkan ruang yang dapat dimanfaatkan bersama oleh masyarakat sekitar. Harapannya, ruang ini bisa menjadi tempat untuk belajar, berinteraksi, sekaligus mengembangkan potensi yang ada di lingkungan setempat,” jelas Perliansyah.

Dari ProKlim Menjadi Ruang Bersama

Pengembangan RBI tidak menghilangkan fungsi lingkungan yang sebelumnya telah berjalan di kawasan tersebut. Area ProKlim masih dilengkapi kolam ikan yang berisi puluhan ribu ikan lokal, antara lain lele, patin, nila, dan gurame. Masyarakat juga mengembangkan berbagai tanaman pangan dan sayuran yang memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok mitra binaan perusahaan.

Baca Juga: Solidaritas Kemanusian, Kilang Plaju Bantu Pengungsi Gempa Manggarai, Salurkan Sembako hingga Popok

Dengan demikian, ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas edukasi lingkungan dan pengembangan potensi masyarakat.

Ratu Dewa berharap kolaborasi pemberdayaan masyarakat bersama Pertamina dapat terus diperluas ke wilayah lain di Kota Palembang.

Ke depan, Kilang Plaju menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengembangkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah.

Load More