- Kebakaran melanda permukiman di Desa Landur, Empat Lawang, pada Minggu sore, 9 Agustus 2026.
- Insiden tersebut berdampak pada dua puluh rumah dan tujuh puluh empat jiwa dengan kerugian Rp5,2 miliar.
- Tiga armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang diduga berasal dari korsleting listrik tersebut.
SuaraSumsel.id - Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Landur, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Minggu (9/8/2026) sore. Api yang muncul ketika warga masih beraktivitas membuat suasana permukiman mendadak panik.
Kobaran api kemudian menjalar ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Puluhan warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang berharga sebelum api semakin membesar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang Fajar Bayu Dewanto mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 17.10 WIB. Tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 17.15 WIB untuk melakukan pemadaman.
Kebakaran dilaporkan pertama kali terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Waktu tersebut membuat warga masih melakukan aktivitas sore hari ketika kobaran api mulai terlihat.
Warga yang mengetahui kejadian kemudian berusaha melakukan penanganan awal sambil menunggu petugas pemadam tiba di lokasi. Situasi menjadi semakin genting karena api mulai merambat ke bangunan di sekitarnya.
Petugas yang tiba sekitar 15 menit setelah laporan diterima langsung melakukan penyemprotan dari sejumlah titik untuk mengendalikan kobaran api.
Penanganan kebakaran melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Armada tersebut berasal dari Damkar Zona 2 Pendopo, Damkar Zona 3 Muara Pinang dan Damkar Zona 5 Ulu Musi.
Petugas bersama masyarakat berjibaku agar api tidak semakin meluas ke rumah-rumah lain. Setelah proses pemadaman berlangsung sekitar 1 jam 50 menit, kobaran api berhasil dikendalikan.
Petugas kemudian melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Baca Juga: Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa
Data penanganan menunjukkan sedikitnya 20 rumah terdampak akibat kebakaran tersebut. Namun, kondisi rumah warga tidak seluruhnya sama.
Dari 20 rumah terdampak, 12 rumah dilaporkan habis terbakar. Sementara enam rumah mengalami kerusakan berat dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.
Dengan demikian, istilah 20 rumah terdampak lebih tepat digunakan dibandingkan menyebut seluruhnya hangus terbakar.
Kebakaran tersebut berdampak langsung terhadap 24 kepala keluarga atau 74 jiwa. Warga yang rumahnya habis terbakar harus menghadapi kehilangan tempat tinggal sekaligus harta benda yang berada di dalam bangunan.
Sementara warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat maupun ringan juga membutuhkan penanganan dan pemulihan.
Besarnya dampak tersebut membuat kebakaran tidak hanya menyisakan persoalan kerusakan bangunan, tetapi juga kebutuhan warga setelah bencana. Kerugian akibat kebakaran kini ditaksir meningkat mencapai sekitar Rp5,2 miliar.
Berita Terkait
-
Pertamina PHR Zona 4 Gelar Khitan Gratis untuk 265 Anak di Sumsel, Jangkau Belasan Desa
-
Empat Tahanan Polres Empat Lawang Kabur, Ternyata Sudah Siapkan Pelarian Selama 4 Hari
-
Terbakar Cemburu, Pria di Empat Lawang Habisi Korban dengan Parang dan Tombak
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Terungkap Cara Bandar Kelola Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang, Warga Ikut Terlibat
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah
-
PHR dan Kejaksaan Agung Kawal Kerja Sama Produksi Sumur Minyak BUMD, Koperasi, dan UMKM
-
Dari Energi untuk Negeri, Kilang Plaju Hadirkan Harapan Dengan Donor Darah
-
Sumsel Raih 3 Penghargaan TPID dan TP2DD Awards 2026
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?