Tasmalinda
Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:51 WIB
spanduk belum medeka dari asap terbentang di car free day Palembang
Baca 10 detik
  • Warga membentangkan spanduk Belum Merdeka dari Asap di Jembatan Ampera Palembang pada Minggu 9 Agustus 2026.
  • Aksi tersebut menyampaikan keresahan masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan serta dampak buruk fenomena El Nino tahun ini.
  • Massa mendesak pemerintah agar menegakkan hukum bagi pembakar lahan dan menjamin ketersediaan udara bersih bagi warga.

Sumatera Selatan termasuk wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan pada periode tersebut.

BMKG juga sebelumnya menyampaikan bahwa fenomena El Niño 2026 telah aktif dan berpotensi menguat, sehingga meningkatkan risiko kekeringan serta karhutla di berbagai daerah.

Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang masuk dalam daftar prioritas pengawasan bersama beberapa wilayah lain yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran lahan.

Dalam beberapa tahun terakhir, karhutla di Sumatera Selatan kerap menimbulkan kabut asap yang berdampak pada kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Kondisi ini menjadi perhatian serius, terutama saat memasuki musim kemarau panjang yang meningkatkan risiko kebakaran lahan gambut.

Pesan “Belum Merdeka dari Asap” yang dibawa warga di tengah CFD Jembatan Ampera menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan udara bersih.

Di tengah aktivitas warga yang menikmati ruang publik, seruan tersebut menggambarkan kekhawatiran yang masih belum sepenuhnya hilang dari kehidupan masyarakat Sumatera Selatan setiap kali musim kemarau tiba.

Load More