Tasmalinda
Senin, 13 Juli 2026 | 22:09 WIB
Niat hindari ribut dengan alasan beli kuota, Pria Palembang malah dikejar dan ditembak
Baca 10 detik
  • M Padli menjadi korban penembakan senapan angin oleh kenalannya berinisial B di Palembang, Kamis malam, 9 Juli 2026.
  • Korban ditembak di bagian paha kanan saat berusaha menghindari keributan akibat ketersinggungan pelaku terhadap perkataan korban.
  • Akibat terkendala biaya operasi, korban melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polrestabes Palembang guna proses hukum lebih lanjut.

Menurut dia, biaya menjadi kendala utama untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut."Tidak bisa pakai KIS, operasinya minta pelaku tanggung jawab juga tidak mau, makanya saya lapor polisi," ujarnya.

Berdasarkan pemberitaan lain mengenai kasus yang sama, proyektil senapan angin disebut masih berada di paha kanan korban dan belum dikeluarkan karena kendala biaya pengobatan.

Padli akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya. Padal SPKT Polrestabes Palembang Ipda Tamia Ramadhany membenarkan bahwa laporan korban telah diterima. "Benar, laporannya sudah kami terima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Tamia.

Dengan diterimanya laporan tersebut, kasus dugaan penembakan menggunakan senapan angin itu selanjutnya akan ditangani Satreskrim Polrestabes Palembang.

Sejauh ini, terduga pelaku masih disebut dengan inisial B. Penyebab pasti perselisihan yang berujung penembakan juga masih menjadi bagian yang perlu didalami dalam penyelidikan polisi.

Load More