Ratusan siswa SMA di Sumsel terancam tak masuk dapodik,
Baca 10 detik
- Ombudsman RI Perwakilan Sumsel menemukan dugaan pelanggaran prosedur dalam Sistem Penerimaan Murid Baru tahun 2026/2027 di berbagai SMA Negeri.
- Pelanggaran meliputi ketidaksesuaian jalur domisili, ketiadaan kanal pengaduan, hingga perbedaan jumlah rombongan belajar dengan rekomendasi resmi pihak berwenang.
- Dampak ketidaksesuaian data tersebut mengancam status administrasi siswa sehingga berpotensi tidak dapat terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan nasional.
Atas berbagai temuan itu, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan akan berkoordinasi dengan Ombudsman RI di Jakarta untuk menentukan langkah lanjutan. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah memanggil Kepala Dinas Pendidikan Sumsel beserta jajarannya untuk memberikan penjelasan terkait dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
M. Adrian Agustiansyah menegaskan pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan hak siswa memperoleh layanan pendidikan.
Hingga berita ini ditulis, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan belum memberikan tanggapan resmi atas temuan Ombudsman tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ombudsman: PPDB Jalur Prestasi SMA Palembang Harus Diperbaiki!
-
Ombudsman Panggil 22 Kepala Sekolah SMA Palembang Terkait Dugaan Kecurangan PPDB 2024
-
Ombudsman Sumsel Bongkar Dugaan Ketidaktransparanan PPDB di Palembang
-
Pupus Harapan Sekolah di Lumbung Sawit Sumsel
-
Pelayanan Pemkot Palembang Kurang Memuaskan, Ombudsman Sumsel Bakal Tambah Kriteria Penilaian
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang