- Harga emas perhiasan di Palembang naik menjadi Rp14,3 juta per suku pada Senin, 22 Juni 2026.
- Kenaikan harga dipicu oleh kondisi ekonomi global, nilai tukar rupiah, serta ketegangan geopolitik internasional saat ini.
- Masyarakat cenderung menunda pembelian perhiasan, sementara harga emas batangan Antam tercatat tetap stabil di pasar lokal.
SuaraSumsel.id - Harga emas perhiasan di Palembang kembali bergerak naik. Setelah sempat berfluktuasi dalam beberapa hari terakhir, harga emas pada Senin (22/6/2026) tercatat menembus Rp14,3 juta per suku atau naik sekitar Rp100 ribu dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kenaikan ini membuat banyak warga kembali memantau pergerakan harga, terutama mereka yang berencana membeli emas untuk investasi maupun kebutuhan perhiasan.
Berdasarkan pantauan di sejumlah toko emas Palembang, kenaikan terjadi di tengah pergerakan harga emas global yang masih dipengaruhi kondisi ekonomi dunia, nilai tukar rupiah, hingga ketegangan geopolitik internasional.
"Lumayan naik sedikit," ujarnya penjual toko emas di pasar 16 Palembang, Santi, Senin (22/6/2026).
Satu Suku Sudah Rp14,3 Juta
Harga emas perhiasan di salah satu toko emas Palembang kini berada di level Rp14,3 juta per suku untuk seluruh jenis perhiasan. Angka tersebut sudah termasuk biaya pembuatan dan upah penjualan.
Sementara itu, harga terakhir di salah satu toko emas besar di kawasan Pasar 16 Ilir tercatat berada pada kisaran Rp14,5 juta hingga Rp14,6 juta per suku sebelum toko tersebut tutup sementara selama sepekan.
Meski mengalami kenaikan, harga emas saat ini masih berada di bawah level tertinggi yang pernah tercatat dalam beberapa bulan terakhir.
Banyak Warga Menunggu Momen Beli
Baca Juga: Niat Tolong Pria Minta Tumpangan, Pemuda Palembang Dibacok dan Ditusuk Begal
Kenaikan harga membuat sebagian masyarakat memilih menunda pembelian sambil menunggu peluang koreksi harga.
Namun bagi investor jangka panjang, emas masih dianggap sebagai salah satu instrumen penyimpan nilai yang relatif aman dibandingkan aset berisiko tinggi.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan karena cenderung bertahan dalam jangka panjang.
Harga Emas Batangan Masih Stabil
Berbeda dengan emas perhiasan yang mengalami kenaikan, harga emas batangan Antam pada perdagangan Senin (22/6/2026) relatif stabil.
Harga emas Antam 1 gram tercatat berada di kisaran Rp2,668 juta per gram, sementara harga buyback bertahan di sekitar Rp2,401 juta per gram.
Berita Terkait
-
Niat Tolong Pria Minta Tumpangan, Pemuda Palembang Dibacok dan Ditusuk Begal
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Festival Kuliner hingga Digital Expo Siap Ramaikan BKB, LRT Palembang Cuma Rp43
-
Kampung Perigi, Kampung Tua di Palembang yang Menjaga Tradisi Kopi dan Roti Ratusan Tahun
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman
-
Dari Satu Roda, Jalan Panjang Ardi Menjemput Penghidupan Bersama FIFGROUP
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Mengapa Rating Google RS Pusri Diserbu? Dampak Kasus Dokter Viral Hina Pasien BPJS
-
Jelang Muktamar PBNU, NU Sumsel Titip Pesan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren