- KPK menetapkan Ketua Tim Pemeriksa BPK Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari, sebagai tersangka kasus suap proyek Muara Enim.
- Titin diduga terlibat praktik suap terkait upaya memengaruhi hasil audit BPK atas proyek di Kabupaten Muara Enim.
- KPK resmi menahan Titin bersama pihak swasta bernama Augus Dwianggara pada Kamis, 11 Juni 2026, untuk penyidikan lebih lanjut.
Benang merah yang menghubungkan keduanya adalah proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang menjadi objek pemeriksaan dan audit.
Penyidik menduga perkara yang bermula dari pengadaan di Disdikbud Muara Enim kemudian berkembang ke dugaan suap yang berkaitan dengan hasil pemeriksaan BPK atas pengadaan tersebut. Karena itulah nama auditor BPK muncul dalam pengembangan kasus yang awalnya hanya menjerat pejabat daerah dan pihak swasta.
Membantah Menerima Uang
Usai ditahan KPK, Titin Rita Lestari sempat menyampaikan bantahan. Dalam keterangannya kepada wartawan, ia mengaku tidak menerima uang dan menyebut dirinya hanya menjalankan tugas sesuai perintah atasan. Klaim tersebut menjadi perhatian karena membuka kemungkinan adanya pendalaman lebih lanjut dalam proses penyidikan. Namun hingga kini KPK tetap melanjutkan proses hukum terhadap yang bersangkutan.
Dengan perkembangan terbaru ini, nama Titin Rita Lestari diperkirakan akan terus menjadi perhatian seiring berjalannya penyidikan KPK terhadap perkara yang kini menjadi salah satu kasus korupsi paling menyita perhatian di Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
Kronologi Kasus Edison Jadi Tersangka Dua Kali: Dari Proyek Smart TV hingga Suap Auditor BPK
-
Mengapa Edison Kembali Jadi Tersangka? Ini Perbedaan Dua Kasus yang Menjerat Bupati Muara Enim
-
Sumarni Resmi Jadi Plt Bupati Muara Enim, Bisakah Langsung Ganti Pejabat?
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Bisakah Sumarni Jadi Bupati Muara Enim? Ini Statusnya Setelah Terima SK Plt
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?