- Kejati Sumsel mengamankan lima pegawai KSOP Palembang untuk pemeriksaan intensif terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi sektor lalu lintas sungai.
- Penyidikan berfokus pada pungutan ilegal di perairan Sungai Lalan yang merugikan negara dengan estimasi keuntungan mencapai Rp160 miliar.
- Penyidik sebelumnya telah menyita barang bukti berupa uang tunai, emas seberat 275 gram, dan satu motor Harley Davidson.
SuaraSumsel.id - Penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan terhadap dugaan praktik korupsi dan pemerasan di sektor lalu lintas sungai terus berkembang. Setelah sebelumnya menyita uang tunai ratusan juta rupiah, emas hingga sepeda motor Harley Davidson dari sejumlah pihak yang diperiksa, kini penyidik mengamankan lima pegawai di lingkungan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang.
Kelima pegawai tersebut diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi terhadap pelaku usaha jasa lalu lintas sungai. Hingga Kamis (4/6/2026), Kejati Sumsel masih mendalami peran masing-masing pihak dan belum mengumumkan identitas lengkap mereka kepada publik.
Perkembangan terbaru ini menandai babak lanjutan dari penyidikan yang sejak beberapa bulan terakhir menyasar aktivitas pelayaran di wilayah Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin. Sebelumnya, Kejati Sumsel telah meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan setelah menemukan dugaan pungutan yang tidak masuk ke kas negara maupun pemerintah daerah. Nilai keuntungan ilegal dalam perkara itu bahkan diperkirakan mencapai sekitar Rp160 miliar.
Dari Penggeledahan hingga Pemeriksaan Massal
Kasus ini tidak muncul secara tiba-tiba.
Pada April 2026, penyidik Kejati Sumsel telah menggeledah sejumlah lokasi, termasuk kantor KSOP Palembang, rumah ASN, dan mess pegawai yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik menyita berbagai barang bukti mulai dari telepon genggam, dokumen, uang tunai, emas sekitar 275 gram hingga satu unit sepeda motor Harley Davidson.
Penggeledahan tersebut dilakukan untuk menelusuri dugaan praktik yang berkaitan dengan lalu lintas pelayaran dan jasa pemanduan kapal di perairan Sungai Lalan.
Kini, penyidik kembali bergerak dengan mengamankan lima pegawai KSOP Palembang guna memperdalam dugaan pemerasan terhadap pengusaha yang menggunakan jasa transportasi sungai.
Jalur Sungai yang Bernilai Ekonomi Besar
Baca Juga: Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
Perkara ini menyita perhatian karena sektor transportasi sungai merupakan salah satu urat nadi ekonomi Sumatera Selatan.
Ratusan kapal tongkang dan kapal angkutan barang melintasi sejumlah jalur perairan strategis setiap tahun. Aktivitas tersebut berkaitan langsung dengan distribusi komoditas perkebunan, energi, hingga logistik industri.
Karena itu, dugaan adanya pemerasan terhadap pelaku usaha di sektor ini dinilai dapat berdampak pada iklim investasi dan biaya logistik yang ditanggung dunia usaha.
Publik Menunggu Siapa yang Bertanggung Jawab
Hingga kini Kejati Sumsel belum mengungkap secara rinci status hukum lima pegawai yang diamankan.
Namun langkah penyidik mengamankan sejumlah pegawai sekaligus menunjukkan bahwa perkara tersebut telah memasuki fase yang lebih serius dibanding sebelumnya.
Berita Terkait
-
Proyek Rp10 Miliar, Fee Rp1 Miliar dan Uang Rp436 Juta: Ini Temuan Kejati dalam Kasus Iwan Tuaji
-
Dicecar Pertanyaan Wartawan, Iwan Tuaji Tetap Bungkam Saat Masuk Ruang Pemeriksaan
-
Kejati Jemput Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas, Dugaan Suap Fee Proyek Terkuak
-
Dari Uang Puluhan Juta di KSOP hingga Harley Disita, Skandal Sungai Lalan Kian Membesar
-
Emas dan Harley Disita, Uang Pelayaran Sungai Lalan Diduga Berubah Jadi Aset Mewah
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Belum Pulih, 28 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Batal Lagi Hari Ini
-
Sempat Bantah dan Lapor Balik Mahasiswi, Dosen Hukum UMP Kini Tersangka Kekerasan Seksual
-
Bandara Jakarta Ditutup hingga Sore, 57 Penerbangan di Palembang Batal dalam Dua Hari
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, Super Air Jet Palembang-Jakarta Batal Lagi
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau