- Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik yang menyebabkan pembatalan penerbangan di Bandara SMB II Palembang pada awal September 2026.
- Manajemen bandara mencatat pembatalan 36 penerbangan pada hari Minggu serta satu penerbangan Super Air Jet pada Senin pagi.
- Bandara Soekarno-Hatta memperpanjang masa berlaku NOTAM hingga Senin pukul 11.00 WIB akibat dampak sebaran abu vulkanik tersebut.
SuaraSumsel.id - Gangguan penerbangan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya berakhir. Setelah 36 penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dibatalkan pada Minggu (6/9/2026), satu penerbangan kembali dipastikan batal pada Senin (7/9/2026) pagi.
Penerbangan yang dibatalkan yakni Super Air Jet IU 921 rute Palembang-Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB.
Pihak manajemen Bandara SMB II Palembang menyebut, hingga Senin pagi baru satu penerbangan yang telah dikonfirmasi batal oleh maskapai. Sementara sejumlah penerbangan lainnya masih menunggu kepastian dari masing-masing maskapai.
“Di Bandara SMB II hingga informasi ini keluar baru satu jadwal penerbangan dari maskapai Super Air Jet yang mengonfirmasi cancel. Untuk penerbangan lain masih menunggu konfirmasi maskapai,” kata General Manager (GM) Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Ahmad Syaugi Shahab.
Gangguan tersebut masih berkaitan dengan dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap aktivitas penerbangan.
Kondisi ini semakin menjadi perhatian karena pemberitahuan kepada penerbang atau Notice to Airmen (NOTAM) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) diperpanjang hingga pukul 11.00 WIB pada Senin.
Perpanjangan NOTAM tersebut turut memengaruhi pemantauan penerbangan dari Palembang menuju Jakarta. Maskapai masih melakukan koordinasi dan penyesuaian jadwal berdasarkan perkembangan kondisi operasional di bandara tujuan.
Dengan demikian, pembatalan Super Air Jet IU 921 pada Senin pagi menjadi sinyal bahwa dampak gangguan penerbangan belum sepenuhnya pulih setelah terjadi pembatalan besar-besaran sehari sebelumnya.
Pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 36 penerbangan di Bandara SMB II Palembang dibatalkan. Jumlah tersebut terdiri atas 18 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.
Baca Juga: Cuaca Buruk, Pesawat Super Air Jet Terpaksa Mendarat Darurat di Palembang
Sebagian besar penerbangan yang terdampak merupakan rute Palembang-Jakarta dan Jakarta-Palembang. Selain Bandara Soekarno-Hatta, sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Bandara Halim Perdanakusuma juga ikut terdampak.
Kondisi tersebut terjadi di tengah dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan.
Hingga Senin pagi, belum ada konfirmasi tambahan mengenai pembatalan penerbangan dari pihak maskapai selain Super Air Jet IU 921.
Namun, dengan diperpanjangnya NOTAM Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 11.00 WIB, kondisi jadwal penerbangan dari dan menuju Palembang masih dapat berubah.
Pihak Bandara SMB II Palembang terus berkoordinasi dengan maskapai untuk mendapatkan kepastian mengenai operasional penerbangan berikutnya.
Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada Senin ini pun diimbau tidak hanya mengandalkan jadwal yang tertera dalam tiket. Mereka diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi