Budi Arista Romadhoni
Senin, 07 September 2026 | 09:43 WIB
Ilustrasi Pesawat super air jet [antara]
Baca 10 detik
  • Gunung Anak Krakatau menyebarkan abu vulkanik yang menyebabkan pembatalan penerbangan di Bandara SMB II Palembang pada awal September 2026.
  • Manajemen bandara mencatat pembatalan 36 penerbangan pada hari Minggu serta satu penerbangan Super Air Jet pada Senin pagi.
  • Bandara Soekarno-Hatta memperpanjang masa berlaku NOTAM hingga Senin pukul 11.00 WIB akibat dampak sebaran abu vulkanik tersebut.

SuaraSumsel.id - Gangguan penerbangan akibat dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum sepenuhnya berakhir. Setelah 36 penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dibatalkan pada Minggu (6/9/2026), satu penerbangan kembali dipastikan batal pada Senin (7/9/2026) pagi.

Penerbangan yang dibatalkan yakni Super Air Jet IU 921 rute Palembang-Jakarta dengan jadwal keberangkatan pukul 06.00 WIB.

Pihak manajemen Bandara SMB II Palembang menyebut, hingga Senin pagi baru satu penerbangan yang telah dikonfirmasi batal oleh maskapai. Sementara sejumlah penerbangan lainnya masih menunggu kepastian dari masing-masing maskapai.

“Di Bandara SMB II hingga informasi ini keluar baru satu jadwal penerbangan dari maskapai Super Air Jet yang mengonfirmasi cancel. Untuk penerbangan lain masih menunggu konfirmasi maskapai,” kata General Manager (GM) Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang Ahmad Syaugi Shahab. 

Gangguan tersebut masih berkaitan dengan dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap aktivitas penerbangan. 

Kondisi ini semakin menjadi perhatian karena pemberitahuan kepada penerbang atau Notice to Airmen (NOTAM) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) diperpanjang hingga pukul 11.00 WIB pada Senin.

Perpanjangan NOTAM tersebut turut memengaruhi pemantauan penerbangan dari Palembang menuju Jakarta. Maskapai masih melakukan koordinasi dan penyesuaian jadwal berdasarkan perkembangan kondisi operasional di bandara tujuan.

Dengan demikian, pembatalan Super Air Jet IU 921 pada Senin pagi menjadi sinyal bahwa dampak gangguan penerbangan belum sepenuhnya pulih setelah terjadi pembatalan besar-besaran sehari sebelumnya.

Pada Minggu (6/9/2026), sebanyak 36 penerbangan di Bandara SMB II Palembang dibatalkan. Jumlah tersebut terdiri atas 18 penerbangan keberangkatan dan 18 penerbangan kedatangan.

Baca Juga: Cuaca Buruk, Pesawat Super Air Jet Terpaksa Mendarat Darurat di Palembang

Sebagian besar penerbangan yang terdampak merupakan rute Palembang-Jakarta dan Jakarta-Palembang. Selain Bandara Soekarno-Hatta, sejumlah penerbangan yang terhubung dengan Bandara Halim Perdanakusuma juga ikut terdampak.

Kondisi tersebut terjadi di tengah dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional penerbangan.

Hingga Senin pagi, belum ada konfirmasi tambahan mengenai pembatalan penerbangan dari pihak maskapai selain Super Air Jet IU 921.

Namun, dengan diperpanjangnya NOTAM Bandara Soekarno-Hatta hingga pukul 11.00 WIB, kondisi jadwal penerbangan dari dan menuju Palembang masih dapat berubah.

Pihak Bandara SMB II Palembang terus berkoordinasi dengan maskapai untuk mendapatkan kepastian mengenai operasional penerbangan berikutnya.

Penumpang yang memiliki jadwal penerbangan pada Senin ini pun diimbau tidak hanya mengandalkan jadwal yang tertera dalam tiket. Mereka diminta memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.

Load More