- Bus PO Palala terbakar di Jalintim Muba pada Sabtu dini hari saat membawa 38 penumpang menuju Padang.
- Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api melahap habis seluruh badan bus tersebut.
- Penyelidikan awal menduga kebakaran disebabkan oleh gangguan teknis dan percikan api pada bagian roda belakang kendaraan.
SuaraSumsel.id - Perjalanan panjang dari Jakarta menuju Padang yang seharusnya berlangsung normal berubah menjadi momen mencekam bagi puluhan penumpang Bus AKAP PO Palala, Sabtu (30/5/2026) dini hari.
Saat melintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, tepatnya di kawasan Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), bus yang mengangkut 38 penumpang itu tiba-tiba mengeluarkan asap dari bagian belakang kendaraan. Dalam waktu singkat, kepulan asap berubah menjadi kobaran api yang melalap hampir seluruh badan bus.
Beruntung, seluruh penumpang dan awak bus berhasil dievakuasi sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang sempat membuat panik penumpang di tengah perjalanan malam tersebut.
Api Diduga Berasal dari Roda Belakang
Hasil pemeriksaan awal mengungkap dugaan sementara bahwa kebakaran bermula dari percikan api di bagian roda belakang kendaraan.
Percikan tersebut kemudian membesar dan dengan cepat menjalar ke bagian lain bus hingga akhirnya menghanguskan hampir seluruh badan kendaraan. Beberapa keterangan awal juga menyebut adanya kemungkinan gangguan teknis di area roda belakang yang memicu munculnya api.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.00 WIB ketika sebagian besar penumpang sedang beristirahat selama perjalanan menuju Sumatera Barat.
Saat asap mulai terlihat dari bagian belakang kendaraan, sopir dan kru bus langsung menghentikan laju kendaraan dan meminta seluruh penumpang segera turun.
Keputusan cepat tersebut menjadi faktor penting yang membuat seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api membesar.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Tebar Berkah Idul Adha, Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sumsel dan Babel
Meski berhasil dievakuasi, suasana panik tidak bisa dihindari. Dalam kondisi jalan yang masih gelap, para penumpang bergegas menjauh dari kendaraan sambil berusaha menyelamatkan barang bawaan yang masih sempat dibawa keluar.
Namun tidak sedikit barang milik penumpang yang akhirnya ikut hangus terbakar bersama bus. Sebagian penumpang juga dilaporkan mengalami syok akibat kejadian yang berlangsung begitu cepat.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membakar hampir seluruh badan bus hingga hanya menyisakan kerangka kendaraan.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalintim Muba.
Petugas kepolisian dan tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area sekitar. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan.
Setelah situasi dinyatakan aman, para penumpang dievakuasi ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.
Berita Terkait
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius
-
Tangis Keluarga Pecah, 11 Korban Bus ALS Akhirnya Teridentifikasi Melalui DNA
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
7 Fakta Kecelakaan Bus ALS di Muratara yang Tewaskan 16 Orang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?