Proyek panas bumi di Sumsel dipercepat, Pertamina Geothermal pacu energi hijau nasional
Baca 10 detik
- PT Pertamina Geothermal Energy mempercepat pembangunan PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4 di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
- Pemerintah daerah berkomitmen mendukung percepatan perizinan dan koordinasi lintas sektor demi kelancaran proyek strategis nasional energi bersih tersebut.
- Pengembangan PLTP ini bertujuan memperkuat ketahanan energi nasional, mencapai target net zero emission, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Ia juga menegaskan Pemkab Muara Enim akan terus mendukung investasi dan pengembangan proyek energi panas bumi tersebut agar berjalan lancar.
Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Pertamina Geothermal Energy diharapkan mampu mempercepat realisasi PLTP Lumut Balai Unit 3 dan 4.
Selain memperkuat kontribusi energi panas bumi dalam bauran energi nasional, proyek ini juga dinilai menjadi langkah penting menuju masa depan energi Indonesia yang lebih bersih, mandiri, dan berkelanjutan.
Tag
Berita Terkait
-
Energi Bersih Sumsel Bertambah, Panas Bumi Muara Enim Dikembangkan hingga 55 MW
-
Apa Itu Bioavtur dan Benarkah Pabrik di Banyuasin Sumsel yang Pertama di Dunia?
-
Jepang Garap Pabrik Bioavtur di Banyuasin, Ini 7 Fakta Investasi Rp310 Miliar
-
Ketika Perempuan Mengolah Manis Alam Menjadi Kehidupan
-
Menyalakan Bangsa dari Perut Bumi Bukit Barisan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung
-
Jangan Takut Gagal, Kisah Reski Menembus Pendidikan Tinggi Lewat BIDIKSIBA PTBA
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban