- Sertu MRR menembak Pratu Ferischal hingga tewas di Panhead Cafe, Palembang, pada Sabtu, 16 Mei 2026 dini hari.
- Pomdam II/Sriwijaya mengamankan Sertu MRR dan warga sipil DS beserta barang bukti senjata api rakitan jenis korek.
- Penyelidikan melibatkan pemeriksaan 21 saksi serta rekaman CCTV guna memproses hukum pelaku sesuai prosedur militer dan sipil.
SuaraSumsel.id - Kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa di tempat hiburan malam (THM) Panhead Palembang terus memunculkan fakta baru yang mengejutkan publik. Tidak hanya soal kronologi keributan di dalam kafe, perhatian masyarakat kini tertuju pada dugaan penggunaan senjata api rakitan oleh pelaku.
Pomdam II/Sriwijaya bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, aparat berhasil mengamankan Sertu MRR yang diduga sebagai pelaku penembakan, serta seorang warga sipil berinisial DS yang diduga menyembunyikan barang bukti senjata api rakitan.
Kasus ini menjadi sorotan luas karena melibatkan anggota aktif TNI, tempat hiburan malam, hingga penggunaan senjata rakitan yang disebut digunakan saat insiden berdarah terjadi.
Peristiwa penembakan terjadi di Pan Head Cafe, Jalan Letjen H Alamsyah Ratu Prawiranegara, Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengatakan peristiwa bermula saat kedua pihak berada di lokasi hiburan malam tersebut. “Sekitar pukul 02.30 WIB terjadi cekcok antara Pratu BI dan Sertu MRR terkait masalah pribadi. Cekcok berujung perkelahian,” ujar Letkol Inf Yordania.
Dalam kondisi terpojok, Sertu MRR diduga mengeluarkan senjata api rakitan lalu melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal.
Korban sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 03.45 WIB.
Fakta baru yang kini menjadi perhatian publik adalah jenis senjata yang digunakan dalam penembakan tersebut.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengungkapkan, senjata yang digunakan diduga merupakan senjata rakitan jenis korek api. “Untuk senpi rakitan jenis korek api yang digunakan ditemukan di rumah Saudara DS di Kelurahan Srimulya, Sematang Borang pada Sabtu malam pukul 20.15 WIB,” katanya.
Baca Juga: Fakta Baru Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Sertu MRN dan Warga Sipil Jadi Tersangka
DS diduga terlibat dalam upaya menyembunyikan barang bukti usai kejadian berlangsung.
Temuan ini langsung memicu banyak pertanyaan publik, terutama bagaimana senjata rakitan bisa berada di tengah tempat hiburan malam dan digunakan oleh anggota TNI aktif.
21 Saksi dan CCTV Diperiksa
Dalam proses pengungkapan kasus, Denpom II/4 Palembang bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sedikitnya 21 saksi.
Penyidik juga mengamankan rekaman CCTV dari lokasi hiburan malam untuk mendalami kronologi penembakan.
Selain itu, autopsi terhadap jenazah korban dilakukan di RS Bhayangkara Palembang. “Hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian adalah luka tembak di perut kanan bawah yang menembus hati dan paru lobus kiri sehingga mengakibatkan pendarahan berat,” ungkap Letkol Inf Yordania.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta Baru Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Sertu MRN dan Warga Sipil Jadi Tersangka
-
5 Fakta Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead Palembang, Benarkah karena Senggolan Saat Joget?
-
Mengapa Anggota TNI Bisa Bawa Senjata ke Tempat Hiburan Malam? Kasus Panhead Palembang Jadi Sorotan
-
Malam Mencekam di Panhead Palembang, Dentuman Senjata Tewaskan Pratu Ferischal di THM
-
Isak Tangis Adik Pratu Ferischal Lepas Kepergian Kakak yang Tewas Ditembak Rekan TNI di THM Panhead
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM