Tasmalinda
Minggu, 17 Mei 2026 | 17:11 WIB
Kenapa Sertu MRR bawa senjata rakitan ke THM Panhead? fakta baru penembakan Pratu Ferischal
Baca 10 detik
  • Sertu MRR menembak Pratu Ferischal hingga tewas di Panhead Cafe, Palembang, pada Sabtu, 16 Mei 2026 dini hari.
  • Pomdam II/Sriwijaya mengamankan Sertu MRR dan warga sipil DS beserta barang bukti senjata api rakitan jenis korek.
  • Penyelidikan melibatkan pemeriksaan 21 saksi serta rekaman CCTV guna memproses hukum pelaku sesuai prosedur militer dan sipil.

Sementara proyektil peluru yang ditemukan dari tubuh korban kini masih menjalani uji balistik di laboratorium forensik Polda Sumsel.

Kasus penembakan di THM Panhead Palembang disebut menjadi perhatian serius Pangdam II/Sriwijaya.

Menurut Letkol Inf Yordania, Pangdam telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus tersebut secara mendalam hingga tuntas. “Pangdam II/Sriwijaya menegaskan komitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum prajurit sesuai prosedur yang berlaku serta menjamin keterbukaan informasi kepada publik,” tegasnya.

Proses hukum terhadap Sertu MRR disebut segera memasuki tahap penyidikan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke Oditurat Militer I-05 Palembang.

Sementara perkara warga sipil DS akan dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, jenazah Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dimakamkan secara militer pada Sabtu sore sekitar pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga serta rekan-rekan korban.

Sementara itu, kasus penembakan di THM Panhead Palembang hingga kini masih menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Sumatera Selatan dan media sosial.

Baca Juga: Fakta Baru Penembakan Pratu Ferischal di THM Panhead, Sertu MRN dan Warga Sipil Jadi Tersangka

Load More