Tasmalinda
Rabu, 06 Mei 2026 | 20:59 WIB
Pemeriksaan lokasi kejadian tabrakan hingga bus ALS terbakar di Muratara, Sumatera Selatan
Baca 10 detik
  • Kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki terjadi di Jalinsum, Musi Rawas Utara, pada Rabu, 6 Mei 2026.
  • Insiden bermula saat sopir bus mengambil jalur kanan untuk menghindari lubang, memicu tabrakan frontal dengan mobil tangki.
  • Peristiwa tragis tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan api menghanguskan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.

SuaraSumsel.id - Fakta baru mulai terungkap dalam kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki yang menewaskan 16 orang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Polda Sumsel mengungkap dugaan awal bahwa sopir bus ALS sempat menghindari lubang di badan jalan sebelum tabrakan frontal dengan mobil tangki terjadi.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang dan langsung menjadi perhatian publik setelah video bus ALS terbakar hebat viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi saat kecelakaan terjadi.

Saat melintas di wilayah Karang Jaya, sopir bus diduga mengambil jalur kanan untuk menghindari lubang di badan jalan.

Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil tangki milik PT Seleraya yang dikemudikan sopir berinisial Y.

Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan frontal tidak dapat dihindarkan.

“Benturan mengakibatkan kedua kendaraan terbakar,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).

Benturan keras membuat suasana di lokasi berubah mencekam. Kobaran api dengan cepat melalap bus ALS dan mobil tangki di tengah Jalinsum.

Baca Juga: Polisi Sebut Sopir Bus ALS Sempat Ambil Jalur Kanan Sebelum Tabrakan Maut di Muratara

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi hingga dapat disaksikan dari kejauhan. Banyak pengendara yang melintas memilih berhenti karena panik melihat kondisi kendaraan yang terbakar hebat.

Video detik-detik kebakaran bus ALS itu pun langsung viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terdengar warga berteriak saat api membesar dan menghanguskan kendaraan.

“Api cepat sekali membesar,” ujar seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan data sementara kepolisian, kecelakaan maut tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Selain korban tewas, tiga orang mengalami luka berat dan satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Seluruh jenazah korban saat ini telah dibawa ke RSUD Lubuklinggau untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumsel.

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Muratara, Ditlantas Polda Sumsel, BPBD, hingga tim medis masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Load More