- Myta Aprilia Azmy, seorang dokter muda yang sedang menjalani masa internship, meninggal dunia di Palembang pada 1 Mei 2026.
- Almarhumah diduga mengalami beban kerja berlebih selama tiga bulan tanpa libur saat bertugas di RSUD KH Daud Arif.
- Ikatan Alumni FK Unsri telah melaporkan indikasi tekanan kerja tinggi tersebut kepada pemerintah agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut secara menyeluruh.
SuaraSumsel.id - Kalimat itu diucapkan lirih, nyaris tak terdengar. “Sudah hampir jadi dokter…” Di rumah duka di Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel) kalimat itu berulang-ulang keluar dari mulut keluarga.
Seolah menjadi penanda bahwa yang hilang bukan sekadar seseorang, melainkan sebuah mimpi yang hampir tercapai. Nama itu adalah Myta Aprilia Azmy.
Perjalanan panjang pendidikan kedokteran yang dijalani Myta seharusnya berakhir beberapa bulan lagi. Agustus 2026 menjadi target akhir masa internship, ketika ia resmi menjadi dokter sepenuhnya.
Namun garis akhir itu tak pernah ia sentuh. Ia pergi lebih dulu. Myta dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 10.30 WIB di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Tak lama setelah itu, jenazahnya dibawa pulang ke kampung halaman. Perjalanan dari Palembang ke OKU Selatan berlangsung dalam keheningan—mengantar pulang seorang anak yang sebelumnya pergi untuk mengabdi.
Di rumah duka, pelayat datang tanpa henti. Tangis pecah saat jenazah tiba. “Dia anak baik, rajin. Kami semua kaget,” ujar salah satu kerabat dengan suara bergetar.
Bagi keluarga, Myta bukan hanya anak. Ia adalah harapan yang perlahan tumbuh—yang kini harus dilepaskan.
Di tengah duka, muncul fakta yang membuat kisah ini terasa lebih berat. Selama menjalani masa internship di RSUD KH Daud Arif, Myta diduga menghadapi beban kerja yang tidak biasa.
Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) mengungkap adanya indikasi bahwa ia bekerja tanpa libur hingga tiga bulan.
Baca Juga: Viral Digerebek Istri di Kamar Kos dengan Wanita Lain, Dosen UIN Jambi Klaim Kejadian Diset
Ketua IKA FK Unsri, Achmad Junaidi, menegaskan pihaknya telah melaporkan temuan tersebut kepada pemerintah. “Kami menemukan indikasi tekanan kerja tinggi yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Yang membuat publik tersentak, Myta disebut tetap menjalani tugas meski kondisi kesehatannya menurun. Sejak Maret 2026, ia mengalami sesak napas dan demam tinggi. Namun tetap dijadwalkan menjalani dinas jaga, termasuk jaga malam di bangsal dan IGD.
Sabtu pagi, jenazah dimakamkan di TPU Simpang Pendagan. Ratusan pelayat mengantar. Isak tangis pecah saat tanah mulai menutup liang lahat.
Seorang rekan sejawat berdiri diam, menatap makam yang masih basah. “Dia orangnya sigap, kalau di IGD selalu cepat tanggap. Kami kehilangan,” katanya.
Di tengah duka, keluarga berharap ada kejelasan. Mereka tidak ingin kepergian Myta berhenti sebagai kabar sedih semata. “Harapan kami, ini ditelusuri. Jangan sampai terjadi lagi,” ujar salah satu anggota keluarga.
Kematian Myta kini bukan hanya tentang kehilangan. Ia menjadi simbol dari persoalan yang lebih besar—tentang batas kerja, perlindungan tenaga medis muda, dan sistem yang kini dipertanyakan.
Tag
Berita Terkait
-
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Myta, Dokter Muda Diduga 3 Bulan Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
Tinggal 3 Bulan Jadi Dokter, Myta Meninggal Diduga Dipaksa Kerja Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
Dipaksa Jaga Saat Sesak Napas? Dokter Muda Ini Meninggal, Dugaan Overwork Kini Diselidiki
-
Apa Itu Totok Sirih pada Bayi? Ini Risiko dan Manfaat Menurut Dokter
-
Kasus PPDS Unsri Soroti Risiko Perundungan dalam Pendidikan Dokter Spesialis
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
'Sudah Hampir Jadi Dokter', Myta Meninggal Diduga 3 Bulan Dipaksa Kerja Tanpa Libur di RSUD
-
Merayakan Super Grand Prize, Bank Sumsel Babel Perkuat Kepercayaan dan Loyalitas Nasabah
-
Jam Terbaik Belanja di Pasar Cinde: Cara Dapat Barang Antik Murah yang Jarang Diketahui
-
Isak Tangis Pecah di Pemakaman Myta, Dokter Muda Diduga 3 Bulan Tanpa Libur di RSUD KH Daud Arif
-
Viral Digerebek Istri di Kamar Kos dengan Wanita Lain, Dosen UIN Jambi Klaim Kejadian Diset