- Herman Deru mengapresiasi kepemimpinan Cik Ujang dalam menjaga soliditas Partai Demokrat serta kontribusinya pada pembangunan di Sumatera Selatan.
- Cik Ujang memegang peran strategis karena menjabat sebagai Ketua Partai Demokrat daerah sekaligus Wakil Gubernur Sumatera Selatan saat ini.
- Pelaksanaan Musda V Partai Demokrat menjadi langkah konsolidasi partai dalam menyongsong dinamika politik serta Pemilu tahun 2029 mendatang.
SuaraSumsel.id - Momentum Musyawarah Daerah V Partai Demokrat Sumatera Selatan bukan sekadar agenda konsolidasi internal partai. Di balik forum itu, pujian yang disampaikan Herman Deru justru memberi makna lebih dalam terhadap posisi politik Cik Ujang di Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Herman Deru secara terbuka mengapresiasi kepemimpinan Cik Ujang yang dinilai mampu menjaga soliditas partai sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Demokrat telah menunjukkan kontribusi nyata dalam kehidupan politik di Sumatera Selatan serta turut berperan dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Herman Deru di hadapan jajaran pengurus dan kader.
Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan, mengingat konteks politik saat ini. Cik Ujang bukan hanya ketua partai di daerah, tetapi juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang saat ini berpasangan dengan Herman Deru setelah memenangkan Pilkada 2024.
Kombinasi posisi struktural di partai dan jabatan eksekutif di pemerintahan membuat peran Cik Ujang kian strategis dalam lanskap politik Sumatera Selatan.
Di sisi lain, Herman Deru sendiri telah memasuki periode kedua kepemimpinannya sebagai gubernur, yang berarti ia tidak lagi dapat mencalonkan diri kembali pada periode berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Kondisi ini membuat setiap pernyataan dan sikap politiknya mulai dibaca sebagai bagian dari dinamika jangka panjang, termasuk dalam hal arah dukungan politik ke depan.
Sementara itu, Cik Ujang menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada penguatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan terus memperkuat struktur partai hingga ke bawah dan memastikan Demokrat tetap hadir di tengah masyarakat,” kata Cik Ujang.
Baca Juga: Tanpa Lawan di Demokrat, Wagub Cik Ujang Kian Kuat, Arah ke Pilgub Sumsel 2030?
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan kader sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai dinamika politik ke depan.
Sejalan dengan itu, Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dalam arahannya menegaskan bahwa Musda bukan hanya forum organisasi, melainkan bagian dari strategi besar partai dalam menghadapi Pemilu 2029.
“Rebut hati dan pikiran rakyat. Kita harus aktif dan memastikan Demokrat terus dikenal serta dipercaya masyarakat,” tegas AHY.
Dengan kekuatan sekitar 10 kursi di DPRD Sumatera Selatan, Partai Demokrat memiliki basis politik yang cukup signifikan. Struktur partai yang menjangkau hingga ke tingkat daerah juga menjadi modal penting dalam memperkuat pengaruh politik ke depan.
Dalam konteks tersebut, posisi Cik Ujang kian diperhitungkan. Ia tidak hanya memimpin partai, tetapi juga berada dalam lingkar kekuasaan eksekutif, sekaligus mendapatkan apresiasi langsung dari kepala daerah aktif.
Di tengah dinamika ini, Musda Demokrat Sumsel seakan menjadi panggung yang memperlihatkan lebih dari sekadar konsolidasi internal. Ia juga membuka ruang tafsir tentang arah politik ke depan, terutama ketika masa kepemimpinan Herman Deru mendekati batas akhir.
Berita Terkait
-
Tanpa Lawan di Demokrat, Wagub Cik Ujang Kian Kuat, Arah ke Pilgub Sumsel 2030?
-
Anggaran Renovasi Griya Agung Rp5,25 Miliar Jadi Sorotan, Herman Deru Buka Suara
-
Tito, Hatta Rajasa, hingga Aburizal Bakrie Pulang Kampung, Tokoh Perantau Bahas Masa Depan Sumbagsel
-
Forum Sawit Besar Digelar di Palembang, Benarkah Bisa Selamatkan Industri Sumsel?
-
Pelabuhan Tanjung Carat Ditarget 2028, Biaya Logistik Sumsel Berpotensi Turun Drastis
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi