- Cik Ujang terpilih kembali menjadi Ketua Demokrat Sumatera Selatan secara aklamasi dalam Musda V guna memperkuat soliditas internal partai.
- Ketua Umum AHY menekankan pentingnya konsolidasi partai dan kualitas kader militan sebagai persiapan strategis menghadapi Pemilu tahun 2029 mendatang.
- Posisi strategis Cik Ujang sebagai pemimpin partai dan Wakil Gubernur Sumsel menjadi modal politik penting menuju Pilgub tahun 2030.
SuaraSumsel.id - Langkah politik Cik Ujang kembali memimpin Demokrat Sumatera Selatan tanpa lawan tak sekadar soal internal partai. Di balik itu, muncul satu pertanyaan yang mulai ramai diperbincangkan yakni apakah ini sinyal awal menuju Pilgub Sumsel 2030?
Dalam Musda V Demokrat Sumsel, Cik Ujang melenggang mulus sebagai calon tunggal. Situasi ini menunjukkan satu hal penting yakni soliditas internal partai sedang berada di titik yang cukup kuat.
Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dalam penyampaian secara hybrid, bahkan menegaskan pentingnya konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029. Artinya, mesin politik Demokrat mulai dipanaskan dari sekarang.
Bagi Cik Ujang, posisi sebagai ketua partai memberi keuntungan strategis. Ia tidak hanya memimpin organisasi, tetapi juga mengendalikan arah politik dan kaderisasi di daerah.
Dalam konteks Pilgub, hal ini bukan hal kecil. Dukungan partai menjadi salah satu faktor penentu utama dalam pencalonan.
Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa soliditas internal menjadi fondasi utama bagi keberhasilan partai. Ia mengingatkan agar Musda tidak sekadar menjadi forum formal, melainkan momentum memperkuat kebersamaan. Baginya, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam politik, namun tidak boleh berujung pada perpecahan yang justru melemahkan partai dari dalam.
“Tanpa kebersamaan dan kerja bersama, tidak mungkin kita menjadi partai yang sukses. Perbedaan adalah hal yang wajar dalam politik, tetapi jangan sampai melukai rumah sendiri,” ujarnya.
Lebih jauh, AHY juga menekankan pentingnya membangun kekuatan partai secara nyata. Kekuatan itu, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kualitas kader yang militan, solid, dan memiliki kapasitas. Ia pun mendorong seluruh kader untuk tetap tangguh menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
Apalagi, Cik Ujang bukan nama baru dalam kontestasi politik Sumatera Selatan. Saat ini, posisinya sebagai wakil gubernur Sumatera Selatan yang memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bersama dengan Gubernur Herman Deru.
Baca Juga: Rayakan HUT Sumsel, Tamu Wyndham Opi Palembang Bisa Nikmati Hidangan Gratis Ini
Cik Ujang pun menyatakan siap menjalankan amanat yang telah diberikannya baik oleh partai hingga kader.
Namun, jalan menuju 2030 tentu tidak sepenuhnya mulus. Peta politik masih bisa berubah, koalisi bisa bergeser, dan nama-nama lain juga berpotensi muncul.
Meski begitu, satu hal mulai terlihat: dengan posisi saat ini, Cik Ujang berada di jalur yang cukup strategis.
Apakah ini benar-benar sinyal menuju Pilgub Sumsel 2030? Atau sekadar konsolidasi internal partai?
Waktu yang akan menjawab. Namun, langkah awalnya sudah mulai terlihat.
Berita Terkait
-
PTBA Catat Laba Triliunan, Wagub Cik Ujang: Harus Berdampak Nyata untuk Warga Sumsel
-
Cik Ujang: Dari Bupati hingga Wakil Gubernur, Kini Bangun Klub Sepak Bola Sumsel United
-
Misteri Klub Baru Wagub Cik Ujang: Nama Fans dan Bocoran Visinya Bikin Penasaran
-
Sumsel United Akan Launching, Nama Klub dan Fansnya Bikin Heboh Warganet
-
Bukan Klub Baru Biasa, Cik Ujang Disebut Bakal Akuisisi Tim Lama Jadi Sumsel United
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang