- Pelaku berinisial MF menipu 127 orang dengan modus tawaran kerja jalur cepat di PT Pusri sejak Maret 2026.
- Korban diminta menyetor biaya administrasi ratusan ribu rupiah per orang dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
- Warga menangkap pelaku di Palembang dan menyerahkannya kepada kepolisian untuk diproses hukum atas tindakan penipuan tersebut.
SuaraSumsel.id - Harapan ratusan pencari kerja untuk bisa masuk perusahaan besar pupus seketika. Janji manis bekerja di PT Pusri justru berubah menjadi skema penipuan yang menyeret sedikitnya 127 korban.
Pelaku berinisial M (48) akhirnya diamankan warga setelah aksinya terbongkar. Ia diduga menawarkan “jalur masuk kerja” dengan iming-iming mudah diterima, cukup membayar biaya administrasi dengan nominal yang relatif kecil, sekitar ratusan ribu rupiah.
Nilainya memang tak besar. Namun ketika dikalikan ratusan korban, jumlahnya menjadi signifikan. Salah satu korban, mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali ditawari pekerjaan di PT Pusri oleh pelaku pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu, pelaku mengklaim memiliki akses untuk membantu proses masuk kerja di perusahaan tersebut. “Awalnya saya ditawari pelaku untuk bekerja di sana. Karena dijanjikan bisa masuk kerja, saya tertarik,” ujar korban S.
Tanpa curiga, korban kemudian diminta mentransfer sejumlah uang yang disebut sebagai biaya administrasi. SM pun mengikuti arahan tersebut dan mengirimkan uang ke rekening pelaku.
Namun hingga kini, pekerjaan yang dijanjikan tak pernah ada. Uang yang telah ditransfer juga tidak dikembalikan.
Akibat kejadian itu, SM mengalami kerugian sebesar Rp675 ribu.
Kasus ini bermula pada Maret 2026. Pelaku menyasar korban dengan narasi klasik: lowongan kerja “jalur dalam” di perusahaan BUMN. Korban yang tertarik diminta membayar sejumlah uang sebagai syarat administrasi. Skemanya sederhana, tapi efektif.
Baru belakangan para korban menyadari bahwa mereka mengalami pola yang sama.
Baca Juga: Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
“Setelah saya cari informasi, ternyata korbannya banyak, ada 127 orang di grup WhatsApp. Karena itu kami memberanikan diri mendatangi rumah pelaku dan menyerahkannya ke polisi,” kata SM.
Kesadaran kolektif para korban kemudian berubah menjadi aksi nyata. Mereka berkumpul, menyusun informasi, hingga akhirnya mendatangi rumah pelaku.
Situasi sempat memanas sebelum MF diamankan warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.
Kasus ini kini ditangani oleh Polrestabes Palembang melalui Satreskrim untuk proses hukum lebih lanjut. Salah satu hal yang membuat kasus ini berkembang masif adalah nominal yang diminta pelaku tergolong kecil—sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribu per orang.
Strategi ini membuat korban tidak terlalu curiga. Namun justru di situlah letak jebakannya. Dengan jumlah korban mencapai 127 orang, total kerugian diperkirakan menembus puluhan juta rupiah.
Fenomena ini menunjukkan pola baru penipuan: nilai kecil, tapi menyasar banyak korban. Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terancam dijerat pasal penipuan dalam KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.
Berita Terkait
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Viral Rombongan Komisaris PT Pusri di Jalan Ekstrem, Kenapa Isu Keselamatan Jadi Sorotan Publik?
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Viral Kunjungan Komisaris Pusri di Padang, Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Ekstrem
-
Ikan Mati Massal di Sungai Musi, Warga Sebut Limbah PT Pusri Diduga Penyebabnya
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Modus 'Orang Dalam' PT Pusri Terbongkar: 127 Korban Kena Tipu, Uang Ratusan Ribu Raib
-
7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
-
Setelah Kebakaran Saat Ibadah, Gereja Maranatha Palembang Sisakan Kerusakan, Ini Kondisinya Kini
-
Harga Emas Hari Ini di Palembang Rp15 Juta per Suku, Warga Mulai Beli Saat Stabil
-
Promo Kacau di Matahari IP Palembang, Karyawan Curhat: Gaji Terakhir untuk Ganti Barang