- Kawasan 26 Ilir, Palembang, menjadi pusat distribusi pempek yang menawarkan harga lebih terjangkau melalui strategi pembelian tertentu.
- Pembeli disarankan datang pada pukul 05.30 hingga 08.00 WIB untuk mendapatkan stok segar dengan harga yang lebih fleksibel.
- Membeli pempek dalam jumlah banyak, jenis campuran, atau dalam kondisi beku terbukti efektif menekan biaya pengeluaran pembeli.
SuaraSumsel.id - Berburu pempek murah di 26 Ilir, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) sebenarnya bukan soal keberuntungan, tapi soal tahu “celahnya”.
Banyak orang datang, beli satuan, lalu pulang dengan harga normal. Padahal di lokasi yang sama, ada pembeli lain yang bisa membawa pulang sekantong pempek dengan harga jauh lebih hemat—bahkan mendekati harga pedagang.
Pertanyaannya: apa bedanya? Jawabannya sederhana: cara membeli.
Kenapa 26 Ilir Jadi Tempat Favorit Cari Pempek Murah?
Kawasan 26 Ilir dikenal sebagai salah satu pusat distribusi pempek di Palembang. Banyak penjual di sini tidak hanya melayani pembeli eceran, tapi juga menyuplai warung hingga reseller. Artinya, harga yang ditawarkan tidak selalu kaku—dan di sinilah peluang hemat terbuka.
5 Hacks Dapat Harga Grosir (Tanpa Harus Jadi Pedagang)
1. Datang Lebih Pagi, Saat Stok Masih “Hangat”
Waktu terbaik berburu pempek adalah pagi hari, saat penjual baru selesai produksi yakni 05.30 – 08.00 WIB. Di jam ini, stok melimpah dan penjual lebih fleksibel memberi harga.
2. Hindari Beli Satuan, Langsung Bilang “Ambil Banyak”
Baca Juga: Filosofi Ikan Belido dalam Budaya Palembang: Simbol Kebanggaan di Balik Pempek
Kalimat sederhana bisa mengubah harga seperti “Ambil banyak atau paket ya, Pak/Bu.” Begitu Anda terlihat membeli banyak, harga biasanya langsung turun.
3. Pilih Pempek Campur
Banyak pembeli fokus ke jenis tertentu seperti kapal selam. Padahal, paket campur (lenjer, adaan, kulit) sering jauh lebih murah. Cocok untuk stok sekaligus variasi rasa.
4. Gunakan “Kode” yang Dipahami Penjual
Cukup tanya misalnya “Kalau ambil banyak, beda harganya berapa?” Ini sinyal bahwa Anda bukan pembeli biasa. Penjual biasanya langsung menawarkan harga lebih rendah.
5. Pilih Pempek Beku
Tag
Berita Terkait
-
Filosofi Ikan Belido dalam Budaya Palembang: Simbol Kebanggaan di Balik Pempek
-
5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda
-
Lion Parcel Bikin UMKM Pempek Palembang Melesat, Pengiriman ke Seluruh Indonesia Makin Mudah
-
Viral di Medsos! Tiga Kedai Mie Celor Ini Disebut Paling Enak di Palembang
-
Modal Kecil, Cuan Besar! Begini Cara Mulai Bisnis Pempek Frozen untuk Pemula
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026
-
Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi
-
Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda
-
Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh