- Seorang pria berinisial MT berusia 25 tahun diduga mencoba melakukan penculikan terhadap siswa SD di Palembang.
- Pelaku membujuk korban dengan iming-iming donat dan membuntuti korban hingga ke area sekolah saat jam pulang.
- Ayah korban bersama warga berhasil mengamankan pelaku dan menyerahkannya ke Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
SuaraSumsel.id - Suasana siang di sebuah sekolah dasar di Kecamatan IB I, Palembang, awalnya berjalan seperti biasa. Anak-anak bersiap pulang, orang tua mulai berdatangan menjemput. Namun, tak ada yang menyangka, di balik keramaian itu, seorang pria asing sudah berdiri menunggu, dengan niat yang diduga jauh dari sekadar lewat.
Yang membuat situasi berubah tegang adalah langkah cepat seorang ayah.
Ia datang bukan sekadar menjemput, melainkan memastikan sesuatu yang diceritakan anaknya beberapa jam sebelumnya yakni ada pria tak dikenal yang mencoba mengajaknya pergi dengan iming-iming donat.
Peristiwa ini bermula saat korban, siswa SD berusia 11 tahun, dihampiri pria tak dikenal di jalan. Pria tersebut menawarkan donat sambil membujuk agar korban ikut bersamanya.
Namun, respons anak ini di luar dugaan. Ia menolak, bahkan membuang donat tersebut.
Bukannya mundur, pria itu justru terus membuntuti hingga ke sekolah. Ia bahkan sempat berjanji akan menjemput korban saat jam pulang.
Ucapan itulah yang kemudian membuat korban merasa takut—dan memilih untuk bercerita kepada orang tuanya.
Mendengar cerita sang anak, sang ayah tak tinggal diam. Ia langsung menuju sekolah sebelum jam pulang, memastikan apakah pria tersebut benar-benar kembali.
“Dari keterangan anak saya, pelaku ini lari mengejar anak saya. Dia mau mengajak anak saya ikut dengannya pergi, sambil memberikan donat. Tapi donat yang diberikan pelaku langsung dibuang anak saya,” ungkap Heri, saat ditemui di Polrestabes Palembang.
Baca Juga: PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
Tak henti disitu, pelaku pun terus membuntuti korban hingga masuk ke dalam sekolahnya dan berjanji akan menjemput korban pulang sekolah.
Dan benar saja.
Di depan sekolah, pria yang dimaksud terlihat sudah berada di lokasi, seolah menunggu sesuatu. Situasi pun berubah tegang.
Tanpa banyak bicara, sang ayah langsung mendekati pria tersebut. Kecurigaan berubah menjadi aksi. Dengan bantuan warga dan pihak sekolah, pria itu berhasil diamankan sebelum sempat melakukan hal yang lebih jauh.
Kerumunan pun terbentuk. Beberapa orang tua yang berada di lokasi ikut panik, sementara pihak sekolah segera mengambil langkah pengamanan.
Setelah diamankan, pria tersebut kemudian diserahkan ke pihak berwajib untuk diperiksa lebih lanjut. Identitasnya diketahui berinisial MT (25).
Tag
Berita Terkait
-
Wastra Sumsel Naik Kelas, Bank Sumsel Babel Kucurkan KUR Rp8,45 Triliun untuk UMKM
-
Inflasi Sumsel Menurun, Tekanan Harga Masih Mengalir di Sektor Konsumsi
-
Penumpang Kereta di Sumsel Naik 15 Persen, Tembus 296 Ribu, Ini Penyebabnya
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Rp8,68 Miliar untuk Rumah Dinas DPRD Sumsel di 2026, Apa Pertimbangan di Baliknya?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Turnamen Tenis PTBA Bikin Sawahlunto Ramai, Wisata dan UMKM Ikut Bergeliat
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Disidang, Petani Tambak Udang Disebut Teken Dokumen Kosong
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
10 Titik CCTV Palembang yang Paling Sering Dipantau Warga, Ampera Nomor 1
-
Detik-detik Bocah di Palembang Terperangkap di Parit Hampir 1 Jam saat Ambil Bola