- Seorang pengendara ojek online bernama Ujang meninggal dunia tertimpa pohon tumbang di Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Jumat (3/4/2026).
- Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memerintahkan audit total terhadap seluruh pohon di kota untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
- Pemerintah Kota Palembang berkomitmen memberikan pendampingan serta santunan kepada keluarga almarhum sebagai bentuk tanggung jawab atas musibah tersebut.
SuaraSumsel.id - Siang itu, Jumat (3/4/2026), Jalan Kapten A Rivai, Palembang, sedang berada di puncak kesibukannya. Di bawah terik matahari, Ujang (50), seorang pejuang aspal asal Talang Kelapa, memacu sepeda motornya demi mengejar setoran.
Namun, takdir berkata lain. Di tengah deru mesin kota, sebuah "bom waktu" alami meledak tepat di atas kepalanya.
Sebuah pohon besar yang diduga telah lama rapuh tiba-tiba tumbang tanpa peringatan.
Dalam hitungan detik, batang kayu raksasa itu menghantam tubuh Ujang yang tengah melintas. Pria paruh baya yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari jaket hijau ojek online (ojol) itu pun terkapar.
Meski warga dan petugas di lokasi bergerak secepat kilat untuk mengevakuasi, luka parah yang diderita Ujang membuat nyawanya tak tertolong.
Kepergian tragis Ujang meninggalkan duka mendalam sekaligus kegeraman bagi publik Palembang. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya saat mendengar musibah yang merenggut nyawa warganya tersebut.
Secara khusus, ia langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan audit total terhadap seluruh pohon penghijauan di penjuru kota. Ratu Dewa tak ingin ada "Ujang-Ujang" lain yang menjadi korban akibat kelalaian dalam perawatan fasilitas publik.
"Saya telah perintahkan penanganan cepat dan evaluasi menyeluruh terhadap pohon-pohon rawan tumbang demi kenyamanan masyarakat. Kehilangan ini tidak tergantikan," tegas Ratu Dewa di Palembang, Sabtu (4/4/2026).
Bukan sekadar evaluasi, sang Wali Kota juga melempar peringatan keras. Ia menegaskan tidak akan menoleransi sedikit pun kelalaian administratif.
"Saya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya kelalaian petugas dalam menangani pohon yang berpotensi membahayakan," tambahnya dengan nada serius.
Baca Juga: Tiba-Tiba Ditunda! Car Free Night Palembang Batal, Jembatan Ampera Tak Ditutup
Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemerintah Kota Palembang memastikan akan mendampingi keluarga almarhum Ujang. Tak hanya santunan materi, perhatian penuh dijanjikan akan diberikan bagi keluarga yang ditinggalkan oleh tulang punggung mereka tersebut.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palembang, kami sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami pastikan pemerintah hadir dengan pendampingan dan perhatian penuh," ujar Ratu Dewa. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tiba-Tiba Ditunda! Car Free Night Palembang Batal, Jembatan Ampera Tak Ditutup
-
Penumpang Kereta di Sumsel Naik 15 Persen, Tembus 296 Ribu, Ini Penyebabnya
-
7 Alasan Lapangan Hatta Jadi Spot Olahraga Pagi Favorit di Palembang, Ramai Komunitas Sehat
-
Komitmen Tingkatkan Layanan, Penumpang KAI Divre III Palembang Tumbuh 15 Persen pada Triwulan I 2026
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam
-
PTBA Percepat Flyover Simpang Belimbing dan Ujan Mas, Tingkatkan Keselamatan Masyarakat
-
Bank Sumsel Babel dan OJK Sumsel Luncurkan Kredit Sultan Muda 2026, Perluas Akses Pembiayaan
-
OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital, Sultan Muda Fair 2026 Jadi Motor Wirausaha Muda Sumsel
-
Kronologi Lengkap Pemuda Bawa Bendera Tauhid Terobos Mapolda Sumsel hingga Minta Pinjam Helikopter