Tasmalinda
Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:42 WIB
ilustrasi jenazah wni asal Palembang tewas di Kamboja.
Baca 10 detik
  • Pekerja migran M Erlangga (28) asal Palembang meninggal di Kamboja pada 17 Februari 2026 akibat jatuh dari gedung.
  • Jenazah korban tiba di Palembang pada 4 Maret 2026 dan akan diautopsi untuk kepastian penyebab kematian.
  • Pemerintah mengimbau masyarakat waspada tawaran kerja luar negeri berimbalan tinggi tanpa kejelasan lokasi dan jenis pekerjaan.

SuaraSumsel.id - Kabar duka datang dari seorang pekerja migran asal Palembang, Sumatera Selatan. M Erlangga (28) dilaporkan meninggal dunia di Kamboja setelah diduga terjatuh dari sebuah gedung yang menjadi tempatnya bekerja. Peristiwa tragis itu terjadi pada 17 Februari 2026 dan kini masih menyisakan banyak tanda tanya.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan, Waydinsyah, mengatakan korban meninggal saat dalam proses evakuasi menuju rumah sakit setelah mengalami luka berat akibat kejadian tersebut.

“Korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala,” kata Waydinsyah.

Berdasarkan informasi awal yang diterima pihak berwenang, Erlangga diduga terjatuh dari sebuah gedung di Kamboja yang diduga menjadi lokasi ia bekerja.

Namun hingga kini, kronologi pasti peristiwa tersebut masih belum jelas. Informasi dari pihak di Kamboja juga masih terbatas sehingga penyebab kematian korban belum dapat dipastikan secara detail.

Setelah proses administrasi di Kamboja selesai, jenazah korban akhirnya dipulangkan ke Palembang dan tiba pada Rabu, 4 Maret 2026.

Setibanya di kota asalnya, jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Pihak keluarga bersama aparat terkait sepakat melakukan autopsi terhadap jenazah korban guna memastikan penyebab kematian secara pasti.

Hasil autopsi tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui apakah kematian Erlangga murni akibat kecelakaan atau ada faktor lain yang menyebabkan korban meninggal.

Baca Juga: Bank Sumsel Babel Bagikan 5 Tips Menjaga Akun Mobile Banking Tetap Aman

“Untuk memastikan penyebab kematian korban, kami masih menunggu hasil autopsi dari Polda,” ujar Waydinsyah.

Dinas Tenaga Kerja Sumatera Selatan mengungkapkan bahwa Erlangga bukan pertama kali bekerja di Kamboja. Ia diketahui sudah dua kali bekerja di negara tersebut.

Meski demikian, pihak pemerintah daerah tetap mengingatkan masyarakat agar berhati-hati jika menerima tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang menjanjikan gaji tinggi tetapi tidak jelas jenis pekerjaannya.

Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan BP3MI Sumsel mengimbau masyarakat untuk memastikan legalitas dan kejelasan pekerjaan sebelum memutuskan bekerja di luar negeri.

Masyarakat diminta untuk selalu mengecek informasi pekerjaan melalui Disnaker atau BP3MI agar tidak menjadi korban penipuan atau menghadapi risiko pekerjaan yang tidak jelas.

Keluarga korban masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian Erlangga yang meninggal jauh dari tanah kelahirannya.

Load More