- Niat sahur adalah tekad hati untuk makan sebelum fajar sebagai pembeda aktivitas makan biasa dengan ibadah puasa Ramadan.
- Makan sahur dianjurkan Rasulullah SAW karena mengandung keberkahan dan memberi kekuatan menjalani puasa sepanjang hari.
- Waktu sahur paling utama adalah menjelang waktu imsak, dan niatnya cukup dilakukan dalam hati, bukan dilafalkan.
SuaraSumsel.id - Menjalani ibadah puasa Ramadan secara sempurna dimulai sejak dini hari — termasuk dengan niat sahur. Meskipun sahur bukan bagian dari sholat wajib, niat sahur menjadi salah satu amalan penting yang ditekankan dalam sunnah Nabi SAW karena memiliki makna spiritual dan kesiapan ibadah sepanjang hari.
Menjelang Ramadan, pencarian tentang niat sahur puasa melejit di Google. Untuk itu, berikut ini bacaan lengkap niat sahur puasa Ramadan dalam Arab, latin, dan artinya yang bisa Anda jadikan panduan.
Niat sahur adalah tekad dalam hati untuk bangun dan makan sebelum fajar guna menunaikan kewajiban puasa Ramadan. Niat ini membedakan makan sahur dengan aktivitas makan biasa di luar Ramadan.
Secara syariat Islam, sahur dianjurkan karena Rasulullah SAW bersabda, “Berilah makan sahur karena di dalam sahur itu ada berkah.” (HR. Ahmad dan Nasa’i)
Bacaan Niat Sahur Puasa Ramadan
Berikut bacaan yang umum dipakai:
Arab:
نَوَيْتُ أَنْ أَسْتَيْقِظَ لِلسَّحُورِ لِصَوْمِ شَهْرِ رَمَضَانَ
Latin:
Nawaitu an astayqiẓa lis-sahūri li ṣaumi syahri Ramadhān.
Artinya:
Saya berniat bangun sahur untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Baca Juga: Video 15 Warga Sumsel di Kamboja Mengaku Dijual, Minta Dipulangkan ke Palembang
Niat sahur cukup di dalam hati. Tidak wajib dilafalkan secara lisan.
Niat ini dilakukan ketika Anda berniat bangun dan makan sahur, bukan saat makan sahur itu berlangsung.
Niat sahur menjadi bagian dari kesungguhan dalam beribadah, bukan sekadar ritual.
Waktu Sahur yang Dianjurkan
Sahur dianjurkan dilakukan sebelum terbit fajar (imsak). Ulama mengatakan bahwa waktu sahur paling afdhal adalah dekat dengan waktu imsak, agar pahala dan keberkahannya lebih besar.
Beberapa alasan sahur dianjurkan dalam Islam:
- Menambah energi sepanjang hari.
- Sahur memberi kekuatan untuk menunaikan puasa hingga magrib.
- Dalam sahur ada keberkahan.
Rasulullah SAW bersabda bahwa dalam sahur terdapat berkah yang khusus. - Membantu menjaga kesehatan fisik.
- Nutrisi sahur dapat membantu menjaga stamina dan metabolisme tubuh selama puasa.
FAQ Seputar Niat Sahur
Berita Terkait
-
1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Hilal Tak Terlihat di Palembang
-
Niat Puasa Ramadan: Panduan Menyambut Bulan Suci dengan Niat yang Benar
-
Jadwal Imsak 14 Maret 2024 Wilayah Palembang Disertai Niat Puasa Ramadan
-
Ini Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Lengkap Bacaan Arab, Latin Dan Artinya
-
Ini 6 Pilihan Bacaan Niat Puasa Ramadan, Nomor 4 Paling Mudah Diingat
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?