- Warga Sumsel di Kamboja viral memohon bantuan Gubernur untuk dipulangkan karena menjadi korban penipuan kerja.
- Gubernur Sumsel segera berkoordinasi dengan aparat untuk memverifikasi kebenaran identitas dan kondisi korban tersebut.
- Pemprov mengingatkan bahwa Indonesia tidak memiliki kerja sama resmi pengiriman tenaga kerja dengan negara Kamboja.
SuaraSumsel.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial menghebohkan warga Sumatera Selatan. Dalam rekaman tersebut, sejumlah pria yang mengaku berasal dari Palembang memohon bantuan agar bisa dipulangkan ke tanah air dari Kamboja.
Dengan suara bergetar, salah satu pria dalam video itu menyampaikan permintaan langsung kepada Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa.
“Assalamualaikum wr wb, untuk Bapak Herman Deru dan Ratu Dewa. Kami selaku warga Palembang minta dipulangkan ke Palembang. Kami dijual pak, kami ini korban pak, ada yang jual kami pak. Kami perlu bantuan bapak dipulangkan. Kami memohon Pak Ratu Dewa dan Herman Deru bisa memulangkan kami,” ungkap pria tersebut dalam video yang kini viral.
Pernyataan itu sontak memicu simpati dan kekhawatiran publik. Banyak warganet membagikan ulang video tersebut dan mendesak pemerintah segera turun tangan.
Dalam video yang beredar, para pria tersebut mengaku berangkat ke luar negeri karena tawaran pekerjaan. Namun, mereka menyebut situasi yang dialami tidak sesuai dengan janji awal.
Istilah “dijual” yang diucapkan dalam video menjadi perhatian serius masyarakat. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai detail peristiwa yang mereka maksud.
Informasi sementara menyebutkan mereka berada di Kamboja dan diduga dalam kondisi membutuhkan bantuan pemulangan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru sebelumnya menyatakan pihaknya tengah melakukan koordinasi dan pelacakan untuk memastikan identitas serta kondisi warga yang tampil dalam video itu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Baca Juga: Dividen Bank Sumsel Babel 2025 Rp302,9 Miliar, Disahkan dalam RUPS Tahunan
“Kita pastikan dulu kebenarannya agar langkah yang diambil tepat,” ujar Herman Deru.
Aparat kepolisian juga disebut tengah melakukan penelusuran untuk memastikan apakah mereka benar warga Sumsel serta mengetahui keberadaan pasti mereka di Kamboja.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja ke luar negeri, terutama yang tidak melalui jalur resmi dan tanpa perlindungan hukum yang jelas.
Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah dalam merespons permohonan yang viral tersebut.
Berita Terkait
-
10 Tempat Bukber Rooftop View Jembatan Ampera, Nomor 4 Paling Bikin Baper
-
5 Fakta Pohon Besar Tumbang di Jalan Mayor Santoso Palembang, Tiga Mobil Ringsek
-
7 Lokasi Bazar Takjil Paling Ramai di Palembang, Nomor 3 Bikin Jalanan Padat
-
Tempat Ngabuburit di Palembang 2026: 5 Spot Sungai Musi dengan Pemandangan Senja Terbaik
-
1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Hilal Tak Terlihat di Palembang
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan
-
Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap
-
Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI