- Kebutuhan uang tunai Sumatera Selatan menjelang Idulfitri 1447 H diproyeksikan Bank Indonesia mencapai Rp5,6 triliun.
- Proyeksi kebutuhan ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp3,9 triliun.
- Bank Indonesia Sumsel bersama perbankan menyiapkan layanan penukaran uang melalui kas keliling dan daring PINTAR.
SuaraSumsel.id - Kebutuhan uang tunai di Sumatera Selatan menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah diproyeksikan meningkat signifikan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan memperkirakan kebutuhan uang tunai pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tersebut mencapai Rp5,6 triliun.
Angka ini melonjak dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp3,9 triliun. Peningkatan tersebut mencerminkan menguatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, mengatakan proyeksi kenaikan kebutuhan uang tunai sejalan dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga, aktivitas perdagangan ritel, serta tradisi berbagi menjelang Hari Raya.
“Kebutuhan uang tunai di Sumatera Selatan pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun 2026 diperkirakan meningkat menjadi Rp5,6 triliun, dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp3,9 triliun. Peningkatan ini mencerminkan menguatnya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat,” ujarnya saat membuka Kick Off Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.
Program SERAMBI 2026 mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Tema ini merefleksikan peran Rupiah bukan hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga bagian dari momen kebersamaan, tradisi berbagi, serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan.
Bambang menegaskan pentingnya sinergi antara Bank Indonesia, industri perbankan, dan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, tepat pecahan, dan layak edar.
“Sinergi yang kuat antar-lembaga menjadi kunci dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran dan turut mendukung stabilitas perekonomian daerah,” tegasnya.
Untuk mendukung kelancaran distribusi uang tunai, Bank Indonesia Sumsel menghadirkan berbagai layanan penukaran melalui perbankan dan kas keliling, termasuk menjangkau wilayah yang selama ini tergolong blind spot. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pemesanan penukaran uang secara daring melalui aplikasi PINTAR agar layanan lebih tertib dan terukur.
Dengan proyeksi kebutuhan uang tunai mencapai Rp5,6 triliun, Ramadan 2026 diperkirakan menjadi momentum penting yang mendorong perputaran konsumsi dan memperkuat optimisme pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan. Bank Indonesia pun mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Baca Juga: Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
Tag
Berita Terkait
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
Puasa Ramadan 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Prediksi Resminya di Sini
-
Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
-
Buruan Daftar! Penukaran Uang Baru 2026 di Sumsel Sudah Dibuka, Ini Jadwal & Lokasinya
-
Sumsel Capai Level Digital Tertinggi, BI Dorong Penguatan Proses Transaksi Daerah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Wagub Babel Hellyana Ditahan Usai Divonis Penjara 4 Bulan
-
Apa Itu Senjata Rakitan Jenis Korek Api? Senjata yang Dipakai Sertu MRR Tembak Pratu Ferischal