- Pelaku berinisial SA di Lubuklinggau diduga menyebabkan kerugian sekitar Rp4 miliar pada puluhan korban.
- Modus utama adalah janji keuntungan investasi sangat besar dalam waktu singkat, dimulai dari arisan online.
- Setelah dana investasi besar terkumpul, pelaku mulai menghilangkan kontak dan dana korban tidak dikembalikan.
SuaraSumsel.id - Kasus investasi bodong dengan total kerugian mencapai sekitar Rp4 miliar kembali menggemparkan publik kota ini. Pelaku berinisial SA kini menjadi sorotan setelah menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat — namun berujung kerugian puluhan orang.
Berikut ini 7 fakta penting yang perlu kamu ketahui agar tak terjebak kasus serupa:
1/ Modus Janjikan Profit Fantastis
Tersangka SA menawarkan investasi dengan janji keuntungan 50% bahkan lebih dalam waktu singkat. Misalnya modal Rp10 juta bisa kembali Rp15 juta dalam waktu hitungan minggu atau bulan.
2. Lokasi Kejadian di Kota Lubuklinggau
Kasus ini terjadi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan — dan kini tengah ditangani pihak kepolisian setempat.
3. Puluhan Korban Melapor ke Polisi
Sebanyak 30 orang lebih diduga menjadi korban skema investasi ini. Beberapa korban telah resmi melapor ke Polres Lubuklinggau dengan pendampingan kuasa hukum.
4. Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp4 Miliar
Baca Juga: Dari 4 Jam ke 1 Jam: Rahasia Konektivitas Baru Sumsel yang Bergantung pada Jembatan Musi V
Total kerugian seluruh korban diperkirakan mendekati Rp4 miliar, termasuk di antaranya kerugian per orang hingga puluhan juta rupiah.
5. Cerita Toko yang Tak Pernah Ada
SA mengklaim uang investor digunakan untuk modal toko-toko di Lubuklinggau — namun setelah ditelusuri, toko-toko itu tidak pernah menerima investasi apa pun.
6. Awal Mula dari Arisan Online
Sebelum menawarkan investasi besar, pelaku diketahui membuka arisan online yang berjalan lancar hingga korban makin percaya dan menanamkan dana lebih banyak.
7. Setelah Uang Ditanamkan, Kontak Mulai Putus
Tag
Berita Terkait
-
Tawuran Remaja Kembali Pecah di Lubuklinggau, Warga Mengaku Tak Berani Keluar Malam
-
Mengapa Warga Sumsel Mudah Tertipu? Kerugian Penipuan Online Tembus Rp100 Miliar di 2025
-
Penipuan Keuangan Online Meledak di Sumsel Sepanjang 2025, Kerugian Tembus Rp100 Miliar
-
Kronologi Gagal Bobol Rumah Polisi di Lubuklinggau Pelaku Putus Tangan dan Kabur
-
Sportivitas Dipertanyakan, Viral Final Porprov Sumsel 2025 Ricuh di Lapangan Sekayu
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan
-
7 Restoran Keluarga di Palembang yang Cocok buat Makan Besar saat Long Weekend, Harga Ramah Kantong
-
Driver Ojol di Gandus Ditangkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Jaket dan Helm Jadi Barang Bukti
-
Now Nudge Samsung Galaxy S26 Series: Fitur AI Proaktif yang Bisa Memberi Saran Otomatis