Tasmalinda
Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB
Personel TNI AL mengumpulkan hasil temuan paket saat operasi SAR KM Virgo Transport 8 di Perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026). 116 orang masih dicari, satu lagi korban KM Virgo ditemukan nelayan [ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/rwa]
Baca 10 detik
  • Nelayan menemukan satu korban meninggal KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Selasa sore.
  • Basarnas mencatat total 127 korban ditemukan dan 116 orang masih dalam proses pencarian intensif.
  • Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran dan menyelami bangkai kapal di perairan Masalembo.

SuaraSumsel.id - Pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa masih berlanjut. Satu lagi korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah seorang nelayan menemukan jasad di tengah laut pada Selasa (22/9/2026) sore.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan korban yang ditemukan tersebut berjenis kelamin laki-laki. Jasad kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk menjalani proses identifikasi. “Korban ditemukan pada koordinat 3°33'6.34"S 111°41'33.69"E dan selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk identifikasi,” kata Syafii dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Temuan terbaru itu menambah jumlah korban KM Virgo Transport 8 yang berhasil ditemukan menjadi 127 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 orang berhasil diselamatkan dan 19 orang dinyatakan meninggal dunia. Namun, angka tersebut belum menutup pencarian. Basarnas masih mencari 116 orang lainnya dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Pencarian diperkuat 97 personel

Operasi SAR pada Rabu kembali diperluas. Kapal KN SAR Pacitan bergerak menuju lokasi kejadian atau last known position pada pukul 06.20 WITA dengan membawa 97 personel gabungan. Tim juga membawa peralatan selam serta satu unit perahu karet dari TB Jaya Dragon. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung penyelaman sekaligus penyisiran di permukaan laut.

Langkah ini menjadi penting karena pencarian tidak hanya dilakukan di sekitar lokasi kapal tenggelam, tetapi juga menyisir kemungkinan korban yang terbawa arus hingga wilayah yang lebih jauh.

Sebelumnya, Basarnas juga menerima laporan penemuan jasad di perairan Kalimantan Tengah. Jasad tersebut sempat diduga sebagai korban KM Virgo dan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk identifikasi. Pada saat ditemukan, identitas jasad belum diketahui.

Di lokasi bangkai kapal, pencarian juga menghadapi tantangan berbeda. Tim penyelam gabungan sebelumnya berhasil membuka akses ke sejumlah kamar penumpang dengan memecahkan kaca jendela. Langkah tersebut dilakukan setelah penyelam melihat sejumlah korban yang diduga masih terjebak di dalam kamar kapal. Beberapa korban bahkan sudah terlihat, tetapi belum semuanya dapat dievakuasi karena kondisi air semakin keruh dan arus laut menguat.

Tim penyelam yang terlibat antara lain Basarnas Special Group (BSG), Kopaska dan Koarmada II TNI AL, PT Jasalindo, serta unsur lainnya.

Baca Juga: Harga Karet Sumsel Tembus Rp43 Ribu, Naik Rp1.199 dalam Dua Hari

Pada Selasa pagi, tiga korban meninggal juga berhasil ditemukan dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8. Ketiganya kemudian dievakuasi untuk dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin guna proses identifikasi. Pencarian pada Rabu difokuskan kembali pada ruang-ruang penumpang, termasuk kamar kelas ekonomi dan eksekutif. Tim SAR juga mempertimbangkan pencarian di bagian kendaraan yang berada di dalam kapal apabila kondisi memungkinkan dan tetap aman bagi penyelam.

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi setelah kapal yang mengangkut 243 orang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026.

Hingga Rabu pagi, operasi SAR masih berlanjut untuk menemukan 116 orang yang belum ditemukan. Basarnas menyatakan seluruh kekuatan yang tersedia akan terus dikerahkan dalam pencarian korban.

Load More