- Sebuah kafe di Palembang menjadi viral karena dekorasi interior menggunakan ratusan bra yang menggantung di langit-langit ruangan.
- Netizen Palembang mengecam keras dekorasi tersebut karena dianggap tidak pantas, tidak sensitif, serta melanggar norma kesopanan lokal.
- Akibat kontroversi luas di media sosial, pihak pengelola kafe akhirnya memutuskan untuk mengubah dekorasi yang menuai kecaman publik tersebut.
SuaraSumsel.id - Sebuah kafe di Palembang mendadak viral dan menuai kecaman keras setelah diketahui menggantung ratusan bra di langit-langit kafe sebagai bagian dari dekorasi interior. Alih-alih dipuji sebagai konsep unik, langkah ini justru memicu kemarahan netizen dan perdebatan sengit di media sosial.
Foto dan video suasana kafe tersebut beredar luas di TikTok, Instagram, hingga Facebook. Dalam unggahan yang viral, tampak puluhan hingga ratusan bra berbagai warna digantung rapat di bagian atap, menjadi pusat perhatian pengunjung.
Reaksi netizen pun langsung membanjiri kolom komentar. Nada kritik datang bertubi-tubi, sebagian menyebut konsep tersebut tidak pantas, tidak sensitif, bahkan melecehkan perempuan.
“Kurang ajar,” tulis seorang netizen.
“Norak,” tulis akun lain.
Tak sedikit pula netizen yang mempertanyakan arah konsep dan nilai estetika yang diusung kafe tersebut.
“Kalau mau beda, jangan sampai mengorbankan etika,” tulis komentar lain.
Sejumlah netizen menilai dekorasi bra di ruang publik seperti kafe tidak sejalan dengan norma dan budaya lokal, apalagi Palembang dikenal sebagai kota dengan masyarakat yang menjunjung nilai kesopanan.
Beberapa pengunjung perempuan juga mengaku tidak nyaman dengan suasana interior tersebut dan memilih tidak kembali setelah melihat langsung dekorasinya.
Baca Juga: 7 Fakta Kecelakaan Libatkan Mobil Dinas Polri di Palembang: Pengendara Motor Tewas
“Datang mau ngopi, malah kayak dipertontonkan hal yang bikin risih,” tulis seorang pengguna media sosial.
Hingga berita ini ditulis, potongan video dan foto interior kafe masih terus dibagikan ulang oleh akun-akun gosip lokal dan komunitas warga Palembang. Dalam hitungan jam, unggahan terkait kafe tersebut telah menjangkau ratusan ribu tayangan.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana satu konsep visual bisa dengan cepat berbalik menjadi bumerang citra ketika bertabrakan dengan persepsi publik.
Di tengah gelombang kecaman, sebagian kecil netizen mencoba bersikap netral. Mereka menilai konsep tersebut mungkin dimaksudkan sebagai bentuk ekspresi seni atau strategi marketing agar viral.
Namun suara tersebut tenggelam oleh komentar bernada keras yang menilai konsep bra sebagai dekorasi lebih banyak mudarat daripada daya tarik.
Hingga kini, polemik masih terus bergulir.
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Kecelakaan Libatkan Mobil Dinas Polri di Palembang: Pengendara Motor Tewas
-
Gas Elpiji 12 Kilogram Meledak di Palembang: Kelalaian Biasa atau Ada Jejak Oplosan Subsidi?
-
Detik-detik Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Palembang, Dua Orang Tewas dan Anak-anak Luka Parah
-
Siap-Siap! Besok PLN Padamkan Listrik di Palembang
-
Harga Emas Tembus Rp18 Juta per Suku, Pegadaian Palembang Panen Gadai Emas di Awal Tahun
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Gelar Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Sukses Diraih BRI
-
Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai
-
Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal
-
BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif
-
5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga