- Video viral menampilkan masjid kokoh saat banjir bandang diunggah pada Desember 2025 dan menyebar luas.
- Mafindo membuktikan video tersebut adalah konten palsu, hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) berdasarkan analisis teknis.
- Penyebaran hoaks berbasis AI ini berbahaya karena dapat menyesatkan publik dan memperburuk penanganan darurat bencana.
SuaraSumsel.id - Belakangan media sosial diramaikan dengan unggahan video dramatis yakni banjir bandang menerjang pemukiman hingga rumah-rumah ambruk terseret arus, tetapi sebuah masjid terlihat tetap berdiri kokoh seolah “dilindungi”.
Narasi yang menyertainya menyiratkan pesan religius sekaligus keajaiban luar biasa. Tak sedikit warganet mengaku haru dan langsung membagikannya ulang.
Beredar video [arsip] dari akun Facebook "Jurnal Islami" pada Rabu (03/12/2025), isinya menunjukkan arus banjir deras yang menghantam sebuah masjid, namun masjid itu tetap kokoh semnetara rumah-rumah disekitarnya hanyut.
Video itu diunggah bersamaan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera. Unggahan tersebut disertai narasi:
"semoga semua baik ya" Hingga Senin (08/12/2025), konten tersebut telah mendapat hampir 8,5 ribu tanda suka, lebih dari 400 interaksi komentar, serta dibagikan ulang sebanyak 600-an kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti salah. Video itu bukan rekaman peristiwa nyata, melainkan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Temuan ini dipublikasikan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) melalui TurnBackHoax.ID.
TurnBackHoax melakukan penelusuran visual dan analisis teknis terhadap video tersebut. Hasilnya:
- Gerakan bangunan masjid dan gelombang air terlihat tidak natural, seolah ditempelkan di atas simulasi animasi banjir.
- Beberapa orang yang berdiri di dekat arus ekstrem tampak tidak menunjukkan respons wajar terhadap kondisi berbahaya.
- Ketika video diuji menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation, sistem mendeteksi probabilitas rekayasa mencapai 99%.
- Tidak ada pemberitaan dari media kredibel, instansi pemerintah, maupun laporan bencana yang sesuai dengan narasi dalam video.
Kesimpulan: Klaim “masjid tetap berdiri sementara rumah hanyut diterjang banjir” adalah konten palsu (fabricated content), rekayasa visual berbasis AI yang kemudian dipasarkan sebagai peristiwa nyata.
Bahaya Hoaks dengan Teknologi AI
Baca Juga: Sumsel Terancam Hujan Lebat 5 Hari ke Depan, BMKG: Banjir hingga Angin Kencang Perlu Diwaspadai
Peneliti literasi digital menilai video seperti ini dapat memanfaatkan emosi publik untuk mempercepat penyebaran konten palsu. Ketika narasi dikaitkan dengan sentimen keagamaan, publik cenderung membagikan tanpa memeriksa kebenaran.
Jika dibiarkan, konten semacam ini bisa:
- menyesatkan publik tentang kondisi bencana di wilayah tertentu,
- memperburuk misinformasi saat penanganan darurat,
- membuat masyarakat semakin percaya pada informasi emosional ketimbang sumber resmi.
Kapan Harus Curiga terhadap Video Viral?
1, Beberapa indikator yang bisa menjadi alarm:
2. Kualitas visual tampak seperti animasi / rendering, bukan rekaman kamera.
3. Tidak ada nama lokasi, tanggal, atau metadata peristiwa.
Berita Terkait
-
Update Bencana Sumatera: 72 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi di Aceh, Sumut dan Sumbar
-
Cek Fakta: Klaim Anies Dapat Penghargaan Internasional, Benarkah atau Hoaks?
-
Cek Fakta: Viral Video Cak Imin Bicara Pemutihan Utang BPJS, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Isu Menkeu Purbaya Curiga Permainan Bunga Rp285,6 Triliun Bikin TPG Telat
-
Cek Fakta: Video Menkeu Purbaya Bongkar Kerugian BUMN Viral, Faktanya Begini
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan
-
Bukan Ganti Pejabat, Ini Prioritas Pertama Sumarni Usai Gantikan Edison di Muara Enim
-
Kredit Perbankan Sumsel Melonjak 10,54 Persen, Dunia Usaha Masih Percaya Diri
-
Bank Sumsel Babel Dorong Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Melalui Turnamen Minisoccer Palembang
-
Ekonomi Sumsel Diproyeksi Tetap Tumbuh hingga 5,8 Persen Meski Dunia Bergejolak