- BMKG Palembang mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem di Sumatra Selatan untuk periode 9 hingga 13 Desember 2025 akibat Bibit Siklon Tropis 91S.
- Bibit siklon terbentuk di Samudera Hindia Barat Daya Lampung dan diperkirakan menyebabkan hujan sedang hingga lebat di banyak kabupaten/kota.
- Warga diimbau waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, serta terus memantau informasi resmi BMKG.
SuaraSumsel.id - Warga Sumatra Selatan diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengeluarkan peringatan resmi terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi selama lima hari, 9–13 Desember 2025.
Peringatan ini muncul setelah teridentifikasinya Bibit Siklon Tropis 91S yang terbentuk sejak 7 Desember 2025 di Samudera Hindia Barat Daya Lampung.
Berdasarkan analisis BMKG pada 8 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, pusat sirkulasi sistem tersebut berada di sekitar 6.4°LS 94.0°BT dan masih berada di dalam wilayah tanggung jawab TCWC Jakarta. Kecepatan angin maksimum di area bibit siklon terpantau sekitar 20 knot atau setara 37 km per jam dengan tekanan udara minimum 1008 hPa
BMKG memproyeksikan intensitas Bibit Siklon Tropis 91S akan bersifat persisten dalam 24 hingga 72 jam ke depan. Sirkulasi diprediksi melemah di awal, namun kembali menguat dalam 48 jam sebelum perlahan mengalami penurunan intensitas.
Bibit siklon ini juga terbentuk di tengah suhu muka laut hangat 28–30°C serta kondisi IOD negatif yang masih berlangsung, sehingga memicu peningkatan pembentukan awan hujan di Sumatra Selatan
Rentang 9–13 Desember diperkirakan menjadi periode paling krusial. Dalam fase ini, sejumlah daerah akan terdampak hujan sedang hingga lebat — termasuk Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Lubuklinggau, Empat Lawang, Lahat, Pagaralam, Muara Enim, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Banyuasin, PALI, Prabumulih, serta OKI.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, dan sambaran petir. Kepala daerah diharapkan memperkuat koordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri untuk meminimalisir risiko di lapangan
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur sekolah dan akhir tahun, BMKG menekankan pentingnya memantau informasi resmi secara berkala. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui platform resmi BMKG Cuaca Sumsel, kontak 0711–385024 atau WhatsApp 08117878044
Di tengah dinamika cuaca yang tidak menentu, kewaspadaan menjadi kunci. Hujan deras dalam durasi singkat sudah cukup memicu banjir di kawasan rawan, sementara angin kencang kerap datang tiba–tiba tanpa tanda visual mencolok. Masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan petir, memeriksa sistem drainase rumah sebelum hujan lebat, serta menunda aktivitas luar ruang bila kondisi tidak memungkinkan.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumsel, 10 Daerah Berisiko Longsor dan Banjir
Pertanyaannya sekarang: akankah Sumatra Selatan siap menghadapi puncak cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan? Semua kembali pada kesiapsiagaan daerah dan kesadaran publik mengikuti imbauan keselamatan.
Berita Terkait
-
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumsel, 10 Daerah Berisiko Longsor dan Banjir
-
Ada Apa dengan Solar Langka sampai Ratusan Sopir Truk Mengamuk di Kantor Gubernur Sumsel?
-
Kemana Mengalir Dana 99 Proyek Fiktif di Palembang? Publik Tunggu Nama Penerima Dana Sebenarnya
-
Yuk Merapat! Bank Sumsel Babel Hadir di Pagar Alam Coffee Festival 2025
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Layanan Syariah di Tugumulyo OKI, Akses Keuangan Kini Lebih Dekat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan