- Kejari Palembang menemukan 99 dari 131 kegiatan pembangunan Perkimtan Kota Palembang tahun 2024 diduga fiktif.
- Miliaran dana publik telah dicairkan padahal proyek perumahan rakyat tersebut tidak terealisasi secara fisik.
- Mantan Kepala Dinas Perkimtan dan Direktur penyedia proyek ditahan Kejaksaan sejak 5 Desember 2025.
SuaraSumsel.id - Ternyata, selama ini warga bertanya-tanya kenapa pembangunan infrastruktur Perumahan Rakyat di kota ini tak kunjung kelihatan hasilnya. Jawabannya kini terungkap yakni sebagian besar proyek pembangunan itu rupanya hanya hidup di atas laporan, bukan di lapangan.
Penyidik Kejaksaan Negeri Palembang (Kejari Palembang) menyebut bahwa dari 131 kegiatan yang dilaporkan dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Palembang (Perkimtan) tahun anggaran 2024, hanya 37 kegiatan yang benar-benar terealisasi secara fisik. Sisanya sebanyak 99 proyek diduga fiktif alias tidak pernah dikerjakan.
Yang membuat miris ialah dana publik senilai miliaran rupiah sudah dicairkan, material tak tersedia, tapi laporan tetap dibuat rapi. Dugaan aliran dana ke penyedia proyek dan penggunanya semakin memperkuat kecurigaan bahwa ini bukan sekadar kelalaian melainkan manipulasi sistem anggaran.
Akhirnya, mantan Kepala Dinas Perkimtan, Agus Rizal, bersama Direktur penyedia proyek, CV Mapan Makmur Bersama, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Pakjo Palembang sejak 5 Desember 2025.
Penahanan awal dijadwalkan 20 hari, sambil menunggu kelanjutan proses hukum.
Kini, warga layak bertanya keras yakni bagaimana lagi proyek pembangunan di Palembang mau kelihatan kalau anggaran hanya “mengudara” yakni tanpa fondasi, tanpa pekerja, tanpa bangunan? Mungkin, bukan eranya bertanya “kapan,” melainkan “bagaimana bisa.”
Tag
Berita Terkait
-
Skandal 99 Proyek Fiktif Terbongkar, Mantan Kadis Perkimtan Palembang Digiring ke Rutan
-
Sampah Palembang Jadi Energi? Riset Ungkap Potensinya Setara 2,3 Juta Tabung Elpiji per Tahun
-
Bandara SMB II Siaga Jelang Nataru, Layanan 24 Jam Disiapkan demi Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
Haji Halim Pengusaha Apa? Kekayaan Crazy Rich Palembang Disorot Usai Dakwaan Rp127 Miliar
-
Seberapa Kaya Haji Halim? Crazy Rich dengan Kerajaan Kekayaan tapi Didakwa Rp127 Miliar
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
7 Foundation Ringan untuk Tampilan Wajah Natural Sehari-hari
-
5 Fakta Jejak Haji Halim di Sumsel, Tokoh Lokal yang Sering Didatangi Capres
-
Bukit Asam Luncurkan Golden Rules 5.0, Langkah Baru Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
Top Up i.saku Kini Sat-Set Tanpa Ribet, Cukup Pakai Virtual Account Bank Sumsel Babel