- Riset di Palembang menunjukkan sampah harian 1.200 ton berpotensi energi besar, namun tingkat daur ulang masih rendah.
- Biodigester dinilai teknologi Waste to Energy paling tepat untuk mengolah sampah organik menghasilkan listrik dan pupuk.
- Model bisnis sosial "Komunitas Energi Hijau" diusulkan untuk pemberdayaan warga dalam pengelolaan energi sampah.
Selain aspek teknis dan sosial, riset ini menekankan urgensi perubahan paradigma mengenai sampah bukan hanya masalah yang harus dibuang, tetapi sumber daya yang bisa dioptimalkan. Jika potensi energi setara 2,3 juta tabung LPG per tahun berhasil dimanfaatkan, Palembang tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga membuka lapangan usaha baru, menurunkan ketergantungan energi fosil, dan memperkuat ketahanan energi lokal.
Namun, tanpa keseriusan kolaborasi, potensi ini hanya akan menjadi angka.
Peneliti menilai bahwa investasi, kemudahan regulasi, dan pendidikan masyarakat adalah tiga kunci sukses yang menentukan. Program besar tidak bisa berjalan hanya dari pemerintah, partisipasi warga adalah fondasi utama agar sistem pengelolaan sampah berbasis energi tidak berhenti sebagai proyek percontohan.
Riset ini pada akhirnya mengirim pesan kuat: sampah Palembang bukan sekadar ancaman. Ketika dikelola dengan cerdas, ia dapat menjadi jantung ekonomi hijau kota dan sumber energi berkelanjutan yang dapat dinikmati warga setiap hari. Transformasi ini bukan hanya mungkin, tetapi mendesak dan data riset menunjukkan bahwa Palembang memiliki segalanya untuk memulainya sekarang.
Tag
Berita Terkait
-
Bandara SMB II Siaga Jelang Nataru, Layanan 24 Jam Disiapkan demi Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
Haji Halim Pengusaha Apa? Kekayaan Crazy Rich Palembang Disorot Usai Dakwaan Rp127 Miliar
-
Seberapa Kaya Haji Halim? Crazy Rich dengan Kerajaan Kekayaan tapi Didakwa Rp127 Miliar
-
9 Menu Kuliner Malam Palembang yang Wajib Dicoba, Murah Bikin Susah Berhenti Makan
-
Terungkap! Perampok Pasutri 15 Ilir Palembang Adalah Mantan Pegawai Sendiri
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hari Keenam Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal, Tim SAR Temukan 2 Terpal, 3 Life Jacket dan 1 Galon
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?