-
Klaim bahwa Presiden China Xi Jinping menyebut Jokowi menindas rakyat Indonesia tidak benar.
-
TurnBackHoax.id menyatakan video tersebut merupakan konten palsu yang dimanipulasi.
-
Pidato Xi Jinping dalam video itu tidak menyinggung Indonesia maupun Presiden Jokowi.
SuaraSumsel.id - Unggahan viral di media sosial beberapa waktu terakhir menyebut bahwa Presiden China, Xi Jinping, dalam sebuah pidato mengkritik Presiden Joko Widodo dan menyatakan bahwa Jokowi menindas rakyat Indonesia. Narasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu reaksi publik luas.
Akun Facebook “Sherly Auliya” pada Rabu (5/11/2025) membagikan video [arsip] yang menampilkan Presiden China Xi Jinping sedang berbicara.
Unggahan disertai dengan narasi:
“PRESIDEN CHINA BILANG CHINA GK PERNAH MENINDAS RAKYAT INDONESIA TAPI JOKOWI LAH YG MENINDAS RAKYAT INDONESIA”
Per Selasa (11/11/2025), konten tersebut telah mendapat 39.600-an tanda suka dan 6.400-an komentar.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim TurnBackHoax.id pada 11 November 2025, klaim itu dinyatakan sebagai konten palsu (fabricated content).
Penelusuran menemukan bahwa video yang digunakan adalah momen pidato Xi Jinping dalam memperingati 100 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok, dan sama sekali tidak ada bagian yang menyebut nama Joko Widodo maupun Indonesia.
Dari hasil penerjemahan dan analisis konteks, pidato Xi Jinping berbicara tentang kedaulatan China dan soal kekuatan asing yang dilarang ikut campur dalam urusan dalam negeri China. Tak ditemukan pun indikasi bahwa video itu benar-benar menargetkan Indonesia atau Presiden Jokowi.
Dengan demikian, klaim bahwa video tersebut menunjukkan Xi Jinping menyebut Jokowi menindas rakyat Indonesia tidak terbukti dan masuk kategori hoaks.
Baca Juga: Terungkap! 5 Pahlawan Tanpa Nama dari Sumsel yang Diam-Diam Ubah Arah Sejarah
Tulisan ini pun mengajak pembaca untuk selalu melakukan verifikasi terhadap sumber video yang beredar, apalagi bila klaimnya menyentuh figur publik dan hubungan diplomatik antarnegara.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Klaim Hakim Nyatakan Gibran Melanggar UU dan KUHP Perdata Ternyata Hoaks!
-
Viral di Medsos! Isu Luhut Minta Prabowo Ganti Menkeu Purbaya, Benarkah?
-
Cek Fakta: Apa Benar KPK Periksa Puan Maharani Tengah Malam?
-
Cek Fakta: Viral Isu Kopassus Menyamar Jadi Wanita Malam Atas Perintah Prabowo, Benarkah?
-
Viral di Medsos: Benarkah Rumah Menkeu Purbaya Diteror dan Dijaga TNI? Ini Faktanya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kejati Tegaskan Perbankan Tidak Menikmati Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Sudah Kembali
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama