-
Lima pahlawan tanpa nama dari Sumatera Selatan berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan Indonesia.
-
Mereka terdiri dari rakyat biasa seperti kurir, ibu dapur, guru, dan penjaga rel.
-
Kisah perjuangan mereka jarang tercatat tetapi berpengaruh besar terhadap sejarah lokal.
Ketika Belanda berusaha merebut kembali jembatan strategis di Ogan Ilir, seorang pemuda berusia 19 tahun memilih meledakkan jembatan itu sendiri agar musuh tak bisa lewat.
Tubuhnya ikut lenyap dalam ledakan, tapi aksinya menyelamatkan banyak pasukan pejuang di sisi seberang. Hingga kini, warga setempat menyebut tempat itu sebagai “Jembatan Rasyid”, untuk mengenang pengorbanan tanpa nama.
Pahlawan sejati tidak selalu lahir dari catatan resmi atau upacara kenegaraan.
Banyak di antaranya adalah orang-orang biasa yang memilih jalan luar biasa. Dari Palembang hingga Prabumulih, dari Sungai Musi hingga Lematang, semangat mereka tetap hidup di nadi rakyat Sumatera Selatan.
“Mereka tidak menulis sejarah, tapi merekalah alasan sejarah itu ada.”
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Tersembunyi Dr AK Gani: Ketika Dokter Jadi Penyelundup Senjata untuk Republik
-
Dari Mimbar ke Medan Tempur: Kisah H Abdul Malik, Ulama Pejuang dari Kayuagung
-
Harga Emas dan Ayam Naik, Tapi Inflasi Sumsel Tetap Aman di Tangan BI
-
Daftar Tunggu Masih Panjang, Tapi Kuota Haji Sumsel 2026 Naik Jadi 5.895 Orang
-
Semarak UMKM Sriwijaya 2025: Sinergi dan Inovasi untuk UMKM Tangguh dan Ekonomi Sumsel Berkelanjutan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang