-
Bank Sumsel Babel berhasil mempertahankan peringkat idA+ dengan outlook stabil dari PEFINDO.
-
Peringkat ini menegaskan fundamental keuangan yang kuat dan manajemen yang solid.
-
Bank Sumsel Babel berkomitmen menjaga kepercayaan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
SuaraSumsel.id - Di tengah dinamika ekonomi nasional yang penuh tantangan, Bank Sumsel Babel (BSB) kembali membuktikan konsistensinya. Bank kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung ini sukses mempertahankan peringkat “idA+” dengan Outlook Stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk periode 6 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026.
Predikat bergengsi ini menjadi bukti bahwa BSB mampu menjaga kepercayaan publik, soliditas manajemen, serta komitmen terhadap prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
Berikut lima fakta menarik di balik capaian tersebut:
1. Pertahankan Peringkat “idA+” dari PEFINDO
Bank Sumsel Babel berhasil mempertahankan peringkat “idA+ (Single A Plus)” dengan Outlook Stabil, menandakan kekuatan bank dalam memenuhi kewajiban jangka panjang dan menjaga stabilitas bisnis di tengah fluktuasi ekonomi nasional.
2. Evaluasi Berdasarkan Data Keuangan Terbaru
Penilaian ini dilakukan berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap laporan keuangan per 30 Juni 2025 (unaudited) dan 31 Desember 2024 (audited). Hasilnya, BSB dinilai memiliki fundamental keuangan yang kokoh, profil risiko yang terkendali, serta manajemen yang solid dan kredibel.
3. Simbol “+” Jadi Bukti Daya Saing di Atas Rata-rata
PEFINDO menambahkan simbol “+” pada peringkat BSB, yang menunjukkan bahwa posisi bank ini berada di atas rata-rata dalam kelompok sejenis. Hal ini mencerminkan daya tahan kuat dan kemampuan adaptif BSB dalam menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan.
Baca Juga: Kinerja Makin Solid, Bank Sumsel Babel Pertahankan Peringkat idA+ dari PEFINDO
4. Kinerja Keuangan dan Tata Kelola Terjaga
Keberhasilan mempertahankan peringkat tinggi ini menjadi bukti BSB mampu menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan prinsip kehati-hatian. Konsistensi tersebut juga menunjukkan efektivitas manajemen dalam menjaga likuiditas, kualitas aset, dan permodalan yang sehat, sejalan dengan penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang berkelanjutan.
5. Komitmen Inovasi dan Kontribusi untuk Daerah
Direktur Utama BSB, Festero Mohamad Papeko, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran BSB.
“Kami akan terus menjaga kepercayaan publik, memperkuat tata kelola, dan berinovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ke depan, BSB berkomitmen untuk terus memperluas layanan digital dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Dengan kinerja keuangan yang tangguh, tata kelola yang solid, dan komitmen terhadap inovasi, Bank Sumsel Babel kian menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang mampu bersaing secara nasional.
Berita Terkait
-
Kinerja Makin Solid, Bank Sumsel Babel Pertahankan Peringkat idA+ dari PEFINDO
-
ASN Kini Lebih Mudah Punya Kendaraan, Berkat Sinergi Bank Sumsel Babel dan PT Thamrin Brothers
-
5 Pencapaian Gemilang Bank Sumsel Babel, Laba Tembus Rp521 Miliar hingga September 2025
-
Kinerja Moncer! Bank Sumsel Babel Terus Tumbuh hingga Kuartal III 2025
-
Bayar Pajak di Muba Kini Semudah Klik! Pemkab Gandeng Bank Sumsel Babel Ciptakan Sistem Digital
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Hari Anak Nasional Jadi Alarm, Kasus Ayah Rudapaksa Anak di Sumsel Terus Berulang