-
Ustaz Abdul Somad menulis pesan haru tentang Gubernur Riau Abdul Wahid yang terjerat OTT KPK.
-
Unggahan UAS memicu perdebatan karena dinilai sebagai doa tulus sekaligus pembelaan halus.
-
Publik terbelah antara melihat pesan itu sebagai bentuk empati atau dukungan terselubung.
ementara itu, KPK telah membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) di Riau pada awal November 2025.
Dalam operasi tersebut, sejumlah pihak dari Dinas PUPR Riau diamankan bersama barang bukti uang tunai.
Abdul Wahid sendiri dibawa ke Gedung KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. Namun, hingga kini status hukumnya masih menunggu penetapan resmi dari penyidik KPK.
“Dalam kegiatan OTT tersebut diamankan beberapa pihak dan sejumlah uang. Detailnya akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan,” ujar Juru Bicara KPK, Senin (3/11/2025).
Dengan kondisi itu, unggahan UAS menjadi semacam pengingat moral bagi publik: bahwa di tengah pusaran politik, figur religius masih punya kekuatan menggiring opini.
Doa atau Pembelaan?
Bagi pengikutnya, UAS adalah suara nurani di tengah hiruk-pikuk dunia politik. Namun bagi pengkritiknya, unggahan itu bisa menjadi narasi penenang yang terlalu dini, sebelum proses hukum selesai.
Dua sisi ini yang kini membuat unggahan tersebut terus dibahas, dianalisis, dan dibagikan ulang di berbagai platform. Bukan hanya karena siapa yang menulisnya, tetapi karena waktu dan konteksnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral UAS Unggah Kisah Gubernur Riau yang Terjerat OTT KPK: Laut Politik Menghempas!
-
Parfum Rasa Dessert! Pilih Mana, Wangi Kue yang Lembut atau Wangi Permen yang Bikin Gemas?
-
Viral di Medsos: Benarkah Rumah Menkeu Purbaya Diteror dan Dijaga TNI? Ini Faktanya
-
Heboh Isu Penculikan Anak di Palembang, Polisi Langsung Turun Tangan Usai Voice Note Viral
-
Heboh di Palembang! Fenomena Fotografer Jalanan Viral Usai Cerita Istri Difoto Tanpa Izin
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan
-
Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya
-
Penyadapan Presiden hingga Media Seret Listyo Sigit, Yusril Sebut Posisi Kepala KSP Bisa Diisi Plt
-
Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas
-
Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media