-
PT Pertamina Geothermal Energy mengoperasikan PLTP Lumut Balai di Bukit Barisan dengan kapasitas 110 megawatt.
-
Energi panas bumi dari Lumut Balai menjadi simbol kemandirian energi nasional dan penggerak ekonomi hijau Indonesia.
-
Proyek ini memberi manfaat lingkungan, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Dampak sosial dari beroperasinya PLTP Lumut Balai pun mulai terasa nyata di tengah masyarakat. Melalui bonus produksi panas bumi yang berasal dari net operating income, manfaat energi bumi itu kini kembali ke daerah. Pemerintah kabupaten seperti Muara Enim, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Selatan, Lahat, dan Kaur menerima alokasi dana yang digunakan untuk memperbaiki jalan, membangun sekolah, serta meningkatkan layanan publik.
PGE juga menjalankan program Ciclo Lab, inisiatif ekonomi sirkular yang mengubah limbah organik menjadi pakan maggot bagi peternak ayam. Program ini menurunkan biaya pakan hingga 44 persen, mengurangi enam ton sampah organik per tahun, dan menciptakan lapangan kerja baru. Inovasi ini diganjar ISRA Silver Award 2025 sebagai proyek CSR berkelanjutan di sektor energi. “Sumsel kini menjadi lumbung energi hijau nasional,” ujar Gubernur Herman Deru dalam berbagai kesempatan belum lama ini.
“Dengan potensi energi baru terbarukan mencapai 21.000 megawatt, termasuk 146 megawatt dari panas bumi, kami siap menjadi provinsi pionir dalam energi bersih,” sambungnya.
Menjelang malam, kabut kembali turun menutup lembah Semende. Di balik bukit-bukit hijau yang perlahan memudar, turbin masih berputar, menyalakan cahaya bagi kehidupan di bawah sana. Uap panas bumi terus naik dari perut bumi, seolah napas Nusantara yang tak pernah berhenti.
Dari Bukit Barisan, energi bangsa itu terus menyala, tidak hanya dalam arus listrik yang mengalir di kabel dan jaringan, tapi juga dalam tangan-tangan manusia yang menjaganya, dalam semangat pekerja yang percaya pada bumi, dan dalam arah kebijakan negeri yang berpihak pada masa depan hijau. Dan di tengah semua itu, Pertamina makin meneguhkan dirinya sebagai perusahaan energi sejati, yang tak hanya menyalakan listrik, tapi juga menyalakan semangat bangsa.
Dari lereng Bukit Barisan, cahaya itu akan terus menyebar, sangat hangat, tenang, dan berkelanjutan, seperti janji Presiden jika kemandirian energi Indonesia akan tumbuh dari bumi sendiri, dijaga oleh manusianya sendiri, untuk masa depan bangsa sendiri.
Tag
Berita Terkait
-
Kilang Pertamina Plaju Ajak Mahasiswa ITERA Mengenal Energi Hijau Menuju Net Zero 2060
-
Nyala Energi Berdaulat dari Bumi Sriwijaya
-
Pertiwi Energi Perempuan dari Bukit Barisan: Menjaga Panas Bumi, Menyalakan Kepercayaan
-
Nyala dari Tepian Musi: Kilang Plaju dan Sinergi Pertamina One Menjaga Energi Negeri
-
Menebus Jejak Karbon: Api yang Kini Menyembuhkan Bumi
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Jelang Hari Raya, 12.352 Pemudik Diberangkatkan BRI ke Kota-kota Tujuan
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan 'Welcome to Palembang', Perahu Kajang Jadi Ikon Baru Bandara SMB II
-
Safari Ramadan PTBA Pererat Silaturahmi, Hadirkan Jembatan Kebaikan bagi Masyarakat
-
Pelari Pria Pakai Gandik di Palembang, Budayawan Kecam dan Ingatkan Soal Tradisi
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?