-
Gaji UMR Palembang sebesar Rp3,6 juta membuat pekerja perlu cermat mengatur keuangan.
-
Emas dianggap investasi aman dan stabil untuk jangka panjang.
-
Reksadana menawarkan keuntungan lebih cepat tetapi memiliki risiko lebih tinggi.
SuaraSumsel.id - Setiap awal bulan, pertanyaan klasik kembali muncul di kalangan anak muda Palembang: “Gaji UMR sebaiknya ditabung di mana?” Apalagi dengan tekanan biaya hidup yang terus meningkat, banyak pekerja mulai mencari cara agar uang mereka tidak sekadar “numpang lewat”.
Dua pilihan populer kini mencuat di kalangan wong kito: emas dan reksadana.
Per 2025, Upah Minimum Regional (UMR) Kota Palembang berada di kisaran Rp3,6 juta per bulan. Angka ini cukup untuk kebutuhan dasar, tapi sulit jika tidak diatur dengan cermat.
Menurut data BPS Sumatera Selatan, rata-rata pengeluaran bulanan rumah tangga di kota besar seperti Palembang mencapai Rp3 juta untuk kebutuhan pokok saja. Artinya, hanya tersisa sedikit ruang untuk menabung, sehingga cara investasi yang tepat menjadi kunci agar uang tidak cepat habis.
Pilihan 1: Emas, Simpanan Aman Sepanjang Masa
Emas masih menjadi pilihan favorit bagi banyak warga Palembang, terutama generasi yang tumbuh dengan prinsip “emas dakkan turun, Nak”. Investasi emas dianggap aman karena nilainya cenderung stabil terhadap inflasi.
Melalui platform digital seperti Pegadaian Digital Gold atau marketplace resmi, masyarakat kini bisa mulai menabung emas dengan modal kecil bahkan mulai dari Rp10.000.
Selain itu, emas mudah dijual kembali jika dibutuhkan, tanpa proses rumit. Namun, kelemahannya: keuntungan emas bergerak lambat dan baru terasa setelah disimpan jangka panjang, minimal dua hingga tiga tahun.
“Kalau mau tenang tapi sabar, emas itu cocok. Tapi jangan berharap cepat kaya,” ujar Anisa (28), pegawai swasta asal Jakabaring yang sudah menabung emas sejak 2021.
Pilihan 2: Reksadana, Cuan Cepat tapi Butuh Literasi
Baca Juga: Modal Kecil, Cuan Besar! Begini Cara Mulai Bisnis Pempek Frozen untuk Pemula
Berbeda dengan emas, reksadana kini menjadi primadona baru di kalangan Gen Z Palembang. Lewat aplikasi seperti Bibit, Bareksa, atau Pluang, mereka bisa menanamkan uang mulai dari Rp10.000 ke berbagai instrumen — mulai dari pasar uang hingga saham.
Keuntungan reksadana lebih cepat terasa, terutama jika memilih produk pasar uang atau pendapatan tetap dengan imbal hasil tahunan 5–7 persen.
Namun, risikonya pun lebih tinggi dibanding emas. Fluktuasi pasar bisa membuat nilai investasi naik-turun, sehingga disiplin dan pemahaman dasar finansial sangat diperlukan.
“Saya pilih reksadana karena bisa lihat hasil tiap bulan. Tapi harus sabar juga kalau pasar lagi turun,” ujar Rafi (25), freelancer asal Plaju.
Pekerja bergaji UMR idealnya menyisihkan minimal 10 persen untuk investasi. Kalau gaji Rp3,6 juta, berarti Rp360 ribu bisa dibagi dua: separuh untuk emas, separuh ke reksadana pasar uang. Aman tapi tetap produktif.
Pentingnya diversifikasi sederhana agar tabungan tidak hanya aman, tapi juga tumbuh. Bagi pekerja muda Palembang, langkah pertama bukan soal besar atau kecilnya uang yang diinvestasikan tapi soal kebiasaan menabung secara rutin.
Mulai dari Rp10.000 pun sudah bisa membuka pintu menuju kebebasan finansial. Yang terpenting, paham risikonya dan tidak mudah tergiur tren investasi instan.
Tag
Berita Terkait
-
Modal Kecil, Cuan Besar! Begini Cara Mulai Bisnis Pempek Frozen untuk Pemula
-
Thrifting vs Mal: Anak Muda Palembang Terbelah Antara Gaya, Gengsi, dan Kesadaran Sosial
-
Heboh Isu Penculikan Anak di Palembang, Polisi Langsung Turun Tangan Usai Voice Note Viral
-
Heboh di Palembang! Fenomena Fotografer Jalanan Viral Usai Cerita Istri Difoto Tanpa Izin
-
Warga Palembang Wajib Tahu! Ini Jadwal Lengkap Pemadaman Listrik Dua Hari ke Depan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi