-
Polisi menyelidiki kasus penemuan jasad bayi perempuan di Ngarai Sianok Bukittinggi.
-
Tubuh bayi ditemukan warga dalam kondisi terpotong menjadi tiga bagian.
-
Lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi dan masih dilakukan penyelidikan.
SuaraSumsel.id - Kasus penemuan jasad bayi perempuan dalam kondisi terpotong di bibir Ngarai Sianok mengguncang warga Bukittinggi. Polisi masih menyelidiki apakah bayi itu menjadi korban mutilasi atau dimangsa hewan liar. Berikut lima fakta terbaru yang terungkap di lapangan.
1. Ditemukan Warga Saat Anjing Menggigit Kaki Bayi
Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 07.30 WIB oleh warga Bukik Cangang. Seorang warga melihat seekor anjing menggigit bagian kaki bayi yang sudah tak bernyawa. Temuan itu segera dilaporkan ke pihak berwenang karena menimbulkan kecurigaan adanya tindak kekerasan.
2. Bagian Tubuh Bayi Terpisah di Lokasi Berbeda
Setelah polisi datang ke lokasi, mereka menemukan bagian kepala dan tangan kiri bayi tak jauh dari temuan awal. Kondisi jasad membuat petugas kesulitan memastikan penyebab kematian karena masih ada bagian tubuh yang belum ditemukan, yakni perut dan tangan kanan.
3. Lokasi Penemuan Dekat Habitat Kera Liar di Ngarai Sianok
Ketua RT setempat, Yusrizal, menyebut area tebing Ngarai Sianok merupakan habitat alami kera liar. Diduga, binatang-binatang tersebut berpotensi menyeret atau memindahkan bagian tubuh bayi, meski hal ini belum dapat dipastikan sepenuhnya.
4. Polisi Selidiki Dugaan Mutilasi dan Motif di Baliknya
Kapolsek Kota Bukittinggi AKP Mazwanda menegaskan, pihaknya tengah mendalami kasus ini secara menyeluruh, termasuk dugaan adanya tindak mutilasi. Polisi akan menelusuri apakah bayi tersebut merupakan korban kekerasan atau hasil hubungan gelap yang kemudian dibuang.
Baca Juga: Apa yang Bisa Ditemui di Festival Rempah Sumsel 2025 Tahun Ini?
5. Jasad Bayi Diserahkan ke RSAM Bukittinggi untuk Autopsi
Untuk memastikan penyebab kematian, jasad bayi telah dibawa ke bagian forensik Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi. Hasil autopsi diharapkan dapat menjawab misteri apakah bayi itu tewas sebelum atau setelah tubuhnya terpisah.
Peristiwa tragis ini masih meninggalkan tanda tanya besar bagi warga. Polisi meminta masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk segera melapor agar kasus memilukan ini bisa segera terungkap.
Berita Terkait
-
Mengerikan! Bayi Ditemukan Terpotong Tiga di Ngarai Sianok, Warga Bukittinggi Syok
-
Viral di TikTok, Trik Vaseline Bikin Parfum Murah Jadi Wangi Tahan Lama Seharian
-
Purbaya Panen Dukungan Publik, Anak Malah Viral karena Sindir Mahasiswa Demo Dibayar
-
'Ya Allah Pak Lurah!' Kisah Ibu di Palembang Diusir Saat Urus Surat Mushola, Videonya Viral
-
Dari Viral ke Bui? 5 Fakta Kasus Lisa Mariana dan Ridwan Kamil yang Bikin Geger Dunia Maya
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Dari Nongkrong hingga Koleksi Karya, Cara Anak Muda Palembang Menikmati Seni
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan