-
Bareskrim Polri menetapkan selebgram Lisa Mariana sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Ridwan Kamil.
-
Lisa dijadwalkan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pada Senin, 20 Oktober 2025.
-
Kasus ini bermula dari unggahan Lisa di media sosial yang dianggap menyinggung dan mencemarkan nama baik Ridwan Kamil.
Setelah penyidik menilai bukti sudah cukup kuat, status Lisa Mariana resmi naik dari saksi menjadi tersangka.
Kabar penetapan ini dikonfirmasi langsung oleh Kombes Pol Rizki Agung Prakoso, Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri.
“Benar, yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terhadap Bapak Ridwan Kamil. Pemeriksaan dijadwalkan pada Senin, 20 Oktober 2025,”
ujar Kombes Rizki kepada wartawan, Minggu (19/10/2025).
Menurutnya, pemanggilan Lisa dilakukan untuk pemeriksaan perdana sebagai tersangka. Penyidik juga akan mendalami motif, niat, serta konteks unggahan yang sempat menjadi perhatian publik itu.
4. Reaksi Publik Terbelah: Antara Dukungan dan Kritik
Penetapan Lisa Mariana sebagai tersangka langsung menimbulkan perdebatan di dunia maya.
Sebagian netizen mendukung langkah kepolisian, menilai kasus ini bisa menjadi pelajaran penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkomentar di media sosial.
Namun, sebagian lainnya menganggap penetapan tersangka tersebut terlalu cepat dan berharap agar proses hukum dijalankan secara terbuka dan adil.
Nama Lisa sendiri sudah dikenal di dunia hiburan digital sebagai figur yang kerap mengunggah konten berani dan komentar pedas terhadap isu publik.
Kini, warganet kembali menyoroti bagaimana selebgram dengan jutaan pengikut itu akan menghadapi proses hukum yang menantang di Bareskrim Polri.
Baca Juga: Jangan Buka Usaha Ini! 5 Bisnis yang Paling Cepat Gulung Tikar di Palembang
5. Pengingat Soal Etika dan Batasan di Dunia Digital
Kasus ini bukan yang pertama di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah publik figur juga tersandung masalah serupa akibat unggahan di media sosial.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa ruang digital memiliki konsekuensi nyata.
Unggahan yang keliru, meskipun dimaksudkan sebagai opini atau candaan, bisa berujung pada pelaporan pidana jika dianggap mencemarkan nama baik orang lain.
Kasus Lisa Mariana dan Ridwan Kamil kembali menyoroti batas tipis antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab di ruang digital.
Seiring makin kuatnya peran media sosial dalam membentuk opini publik, kasus ini menjadi pelajaran penting: satu unggahan bisa berdampak besar — bahkan sampai ke meja penyidik.
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Buka Usaha Ini! 5 Bisnis yang Paling Cepat Gulung Tikar di Palembang
-
5 Fakta di Balik Aksi Pemuda Nyamar Jadi Mahasiswi, Agar Bisa Masuk Asrama Putri Unsri
-
Viral Ekspresi Ketua Komisi III DPRD Gorut: Bukan Cibir, Aku Cuma Salah Paham
-
Tempa Takdirmu! Berikut Kumpulan 'Mantra' Prompt AI Edisi Lord of the Rings
-
5 Fakta Pernikahan Mahar Rp3 Miliar di Pacitan, Berakhir Tragis Usai Ketahuan Cek Palsu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja