-
Jurusan pertambangan dan perminyakan masih memiliki peluang kerja di Sumatera Selatan.
-
Lulusan bidang energi tetap dibutuhkan untuk pengelolaan sumur migas dan tambang lokal.
-
Transisi energi menciptakan peluang baru bagi tenaga ahli yang siap beradaptasi.
- Ambil minor atau kursus tambahan dalam data analytics, renewable energy, atau HSE.
- Cari magang di KKKS lokal, Pertamina EP, atau perusahaan tambang; pengalaman lapangan dua kali lipat lebih bernilai dibanding teori semata. (SKK Migas dan KKKS regional sering membuka program kerja sama dengan pemerintah daerah). RuangEnergi
- Peroleh sertifikat keselamatan dan kompetensi — ini pintu masuk ke kerja lapangan.
- Bangun jejaring dengan BUMD dan pemain lokal; skema sumur rakyat menunjukkan peluang bagi tenaga ahli lokal yang paham kondisi lapangan dan sosial setempat. Dunia Energi
- Jangan terjebak label: minat pada energi = banyak jalan — lulusan teknik perminyakan atau pertambangan bisa merangkul peran di energi hijau, pengolahan mineral untuk baterai, hingga logistik tambang.
Kesimpulan: relevan — tapi bukan jurusan tanpa syarat
Dalam dua tahun ke depan (menuju 2027), jurusan pertambangan dan perminyakan masih relevan untuk Sumatera Selatan, tetapi relevansi itu bergantung pada kemampuan lulusan beradaptasi yakni menguasai teknik modern (EOR, reservoir, data), sertifikasi HSE, dan membuka diri ke bidang energi baru.
Peluang nyata muncul pada pengelolaan sumur marginal, optimasi lapangan mature, rantai pasok tambang, serta proyek-proyek hijau berskala lokal. Bagi calon mahasiswa: jika Anda memilih jurusan ini, rencanakan kurikulum tambahan dan pengalaman praktis sejak dini — itu yang akan membuat gelar Anda tetap bernilai di pasar kerja yang cepat berubah.
Tag
Berita Terkait
-
Dulu Dikejar, Sekarang Diakui! Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Ubah Nasib Warga Musi Banyuasin
-
Bukan Sekadar Sponsor, Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak di Balik Meriahnya Pornas KORPRI XVI
-
Selamat Tinggal Mal! 5 Bisnis di Lorong Sempit Palembang yang Omzetnya Gila-gilaan
-
Kasus Penipuan Rp1,8 Miliar? Transportir BBM Desak Polisi Pangkat Aipda Ditetapkan Tersangka
-
Kabar Gembira untuk Pekerja Sumsel! UMP 2026 Diusulkan Naik 8 Persen, Tambah Rp200 Ribu Lagi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri