- Pernyataan Arlan yang menyebut pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih sebagai "hoaks" terbantahkan oleh pengakuan langsung Roni Ardiansyah serta pernyataan bawahannya sendiri.
- Pernyataan Arlan yang menyebut pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih sebagai "hoaks" terbantahkan oleh pengakuan langsung Roni Ardiansyah serta pernyataan bawahannya sendiri.
- Bukti digital dan kesaksian publik semakin memperkuat anggapan bahwa permintaan maaf Arlan tidak tulus, melainkan membuka babak baru drama politik di awal masa jabatannya.
SuaraSumsel.id - Di tengah badai kontroversi yang membelitnya, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf.
Namun, alih-alih meredam amarah, pernyataannya justru memicu skeptisisme yang lebih luas karena dinilai penuh dengan kejanggalan dan bertabrakan dengan fakta-fakta di lapangan.
Di balik permintaan maafnya, ada serangkaian fakta dan kontradiksi yang justru membuat publik semakin bertanya-tanya. Berikut adalah 4 fakta kunci yang perlu Anda ketahui.
1. Fakta: Siapa Sebenarnya Wali Kota H. Arlan?
Sebelum terjun ke dunia politik, H. Arlan, S.T., dikenal luas sebagai seorang pengusaha sukses di Prabumulih. Latar belakangnya sebagai pebisnis menjadi salah satu modal utamanya saat memenangkan Pilkada dan resmi menjabat sebagai Wali Kota Prabumulih untuk periode 2024-2029.
Statusnya sebagai pemimpin baru membuat setiap kebijakannya, termasuk rotasi pejabat, berada di bawah sorotan tajam. Insiden ini menjadi "ujian" pertama dan terberat bagi citranya di awal masa jabatannya.
2. Fakta: Klarifikasi yang Membingungkan (Minta Maaf Tapi Sebut Hoax)
Dalam konferensi persnya, H. Arlan menyampaikan permohonan maaf kepada Kepala Sekolah Roni Ardiansyah dan masyarakat atas "kegaduhan" yang terjadi.
Namun, di saat yang sama, ia melabeli kabar pencopotan tersebut sebagai berita hoaks. Ia bersikeras bahwa Roni belum dicopot atau dipindahkan, melainkan hanya mendapat teguran.
Baca Juga: Wali Kota Arlan Minta Maaf Atas 'Kegaduhan', Bukan Karena Copot Jabatan Kepsek
“Itu berita hoaks, saya belum memindahkan. Baru menegur Pak Roni karena di sekolah itu ada masalah yang membuat anak tidak betah,” ujar Arlan, Selasa (16/9/2025).
3. Fakta Ganjil: Bertabrakan dengan Pengakuan 'Korban'
Pernyataan "hanya ditegur" dari Wali Kota Arlan bertabrakan telak dengan pengakuan dari Roni Ardiansyah sendiri. Dalam wawancara terpisah, Roni justru mengonfirmasi bahwa serah terima jabatan (sertijab) telah dilakukan.
“Intinya saya sudah sertijab, saya ikhlas karena kebijakan yang saya buat. Saya menghormati keputusan pimpinan,” kata Roni.
Pengakuan langsung dari orang yang bersangkutan ini membuat klaim "belum memindahkan" dari Wali Kota menjadi sangat diragukan.
4. Fakta Ganjil: Dibantah oleh Bawahannya Sendiri & Bukti Digital
Tag
Berita Terkait
-
Wali Kota Arlan Minta Maaf Atas 'Kegaduhan', Bukan Karena Copot Jabatan Kepsek
-
4 Fakta Ini 'Patahkan' Bantahan Wali Kota Arlan Soal Nasib Kepsek, Mana yang Benar?
-
Makin Ruwet! Wali Kota Arlan Bilang Hoaks, Kepsek Sudah Ucap Salam Perpisahan di Sekolah
-
Jabatan Wali Kota Prabumulih Arlan 'Di Ujung Tanduk' Gara-gara Ulah Anaknya di Sekolah?
-
Tetiba Muncul Dalih 'Chat Mesum' Jadi Alasan Buat Copot Kepsek yang Tegur Anak Walkot
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Golkar Sumsel Bersiap Gelar Musda, Mampukah Partai Kembalikan Kekuatan Politiknya?
-
Semen Baturaja Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar, Perkuat Ketahanan Energi Industri
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP
-
Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang