- Belum sebulan menjabat, Purbaya Yudhi Sadewa langsung bikin heboh dengan gaya blak-blakan dan kebijakan ‘koboy
- Gebrakan Purbaya tak hanya soal fiskal, tapi juga retorika tajam yang menohok semua pihak
- Meski kontroversial, Purbaya sukses membuat isu ekonomi jadi tontonan publik, menjadikannya figur paling dibicarakan di kabinet Prabowo.
SuaraSumsel.id - Belum genap sebulan menjabat, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menjelma menjadi figur paling kontroversial sekaligus paling dibicarakan di kabinet Prabowo.
Dengan gaya blak-blakan dan kebijakan 'koboy', ia sukses mengguncang panggung politik dan ekonomi, membelah netizen menjadi dua kubu yakni yang mendukungnya yang menyebutnya "gercep" (gerak cepat) namun ada juga yang pencibir yang menudingnya hanya "omdo" alias bakal omong doang.
Dari menyalahkan "rezim lama" hingga kebijakan terbaru dengan "menyiram" uang triliunan, inilah lima gebrakan viral Purbaya dalam sepekan terakhir yang membuatnya dijuluki "menteri rasa oposisi".
1. Ungkap kondisi sebenarnya: 'Kita Santai-santai, Sistem Kering!'
Gebrakan pertama dan paling mengguncang adalah pengakuannya yang tanpa tedeng aling-aling di hadapan DPR. Ia secara terbuka mengakui kesalahan fatal pemerintah sebelumnya yang terlalu "santai" membelanjakan anggaran, menyebabkan peredaran uang macet dan ekonomi "kering kerontang".
Pengakuan ini sangat langka dan membuatnya dipuji karena transparan, sekaligus dikritik karena mengambinghitamkan.
2. Aksi Kilat Kucurkan Rp200 Triliun ke Sistem
Setelah membongkar masalah, Purbaya langsung menawarkan solusi super cepat. Ia berjanji akan menyuntikkan dana tunai pemerintah sebesar Rp200 Triliun yang "parkir" di Bank Indonesia kembali ke sistem perekonomian keesokan harinya.
Janji yang sangat spesifik dan cepat ini menjadi viral, dipuji sebagai bukti keseriusan sekaligus dicibir sebagai janji yang terlalu muluk.
Baca Juga: Viral Taiwan Resmi Larang Indomie Soto Banjar Usai Temukan Kandungan Berbahaya
3. Menuding Bank Sentral Ikut Bikin 'Kering'
Tak hanya pemerintah sebelumnya, Purbaya juga tak segan "menyentil" institusi sekelas Bank Indonesia (BI). Dalam rapat yang sama, ia menyatakan bahwa "bank sentral kita juga sama", menyiratkan bahwa kebijakan moneter BI ikut andil dalam membuat likuiditas di dalam negeri seret. "Serangan" terhadap independensi BI ini membuat banyak ekonom menahan napas.
4. 'Menteri Rasa Oposisi': Mengkritik dari Dalam
Gaya komunikasi Purbaya yang sangat terbuka dalam mengkritik kebijakan masa lalu membuatnya mendapatkan julukan baru dari netizen yakni "menteri rasa oposisi".
Ia seolah bertindak seperti seorang pengkritik pemerintah, padahal ia adalah bagian dari pemerintah itu sendiri. Gaya ini dipandang sebagai angin segar oleh sebagian, namun dianggap tidak etis dan berbahaya bagi soliditas kabinet oleh sebagian lainnya.
5. Membelah Publik: Kubu 'Gercep' vs. Kubu 'Omdo'
Berita Terkait
-
Siapa Sushila Karki? Dulu Penjarakan Politisi Korup, Kini Jadi PM Penyelamat Nepal
-
Viral Taiwan Resmi Larang Indomie Soto Banjar Usai Temukan Kandungan Berbahaya
-
'Kok Pak Teddy Terus Dicari?' Viral Canda Prabowo, Sadar Pesonanya Kalah dari Sang 'Ajudan'
-
Oma Nino Nenek Palembang Minta Mobil Listrik Rp419 Juta ke Raffi Ahmad, Videonya Viral
-
Viral Pelajar SMP Palembang Keluhkan Menu MBG Nasi Lauk Pempek: Dak Maju!
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Bangun Jembatan Gantung di Desa Kemang Cianjur, Mobilitas Warga Kini Lebih Aman
-
Kronologi Tabrakan 2 Kereta Babaranjang di Sumsel, Lokomotif Terguling dan Kru Terluka
-
Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte
-
PM2.5 Turun Usai Dry Ice Diuji, Kabut Asap Palembang Masih Berbahaya Hari Ini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?