SuaraSumsel.id - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) kembali meningkat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel mengerahkan tiga unit helikopter untuk memadamkan api yang membakar lahan di Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan operasi udara ini dilakukan setelah helikopter patroli mendeteksi adanya fire spot disertai asap tebal di wilayah tersebut.
“Total sudah dilakukan 95 kali water bombing di titik-titik api yang terus menjalar ke area lain,” ujarnya di Palembang.
Dari upaya tersebut, sebanyak 380 ribu liter air telah ditumpahkan ke area yang terbakar. Meski demikian, api masih berpotensi meluas karena kondisi vegetasi yang kering dan mudah terbakar.
Saat ini, luas area yang terbakar di Pangkalan Lampam mencapai 3 hektare. Sementara itu, hasil patroli udara juga menemukan karhutla di sejumlah wilayah lain di Sumsel.
Kebakaran lahan terdeteksi di Kecamatan Madang Suku I, OKU Timur seluas 2 hektare dan di Kecamatan Lubai, Muara Enim sekitar 1 hektare.
“Dari patroli udara, terpantau ada tiga titik karhutla di Sumsel dengan total luas lahan terbakar sekitar 6 hektare,” jelas Sudirman.
BPBD Sumsel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Baca Juga: Jangan Menyesal, Pemutihan Pajak Kendaraan Sumsel 2025 Segera Berakhir!
Cuaca panas ekstrem dan angin kencang saat ini membuat api mudah meluas, berpotensi mengancam pemukiman, perkebunan, hingga aktivitas ekonomi warga.
Tag
Berita Terkait
-
Jangan Menyesal, Pemutihan Pajak Kendaraan Sumsel 2025 Segera Berakhir!
-
Prestasi Membanggakan, Bank Sumsel Babel Boyong Dua Penghargaan OJK 2025
-
Nil Maizar Bongkar Strategi Sumsel United Jelang Duel Perdana di Liga 2
-
Skandal Besar di Palembang? Jejak OTT Kejati di Perkimtan Diduga Seret Nama Eks Kadis
-
Karhutla Sumsel Capai 1.416 Hektare Sepanjang 2025, Ini Daerah yang Paling Parah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap