Bahu jalan hanya boleh digunakan dalam keadaan darurat.
Sayangnya, masih sering ditemukan mobil yang berhenti untuk alasan remeh—seperti mengangkat telepon atau menunggu penumpang. Tindakan ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga sangat membahayakan.
5. Hindari Bermain Ponsel di Kecepatan Tinggi
Meski teknologi hands-free makin umum, tak sedikit pengemudi yang tetap mengoperasikan ponsel secara langsung saat berkendara.
Di jalan tol, gangguan sepersekian detik saja bisa berakibat fatal. Fokus penuh adalah syarat mutlak untuk berkendara di jalur bebas hambatan.
6. Jangan Membuang Sampah Sembarangan
Etika bukan hanya soal keselamatan, tapi juga kebersihan. Banyak pengguna tol yang membuang sampah keluar jendela, mencemari lingkungan dan berpotensi membahayakan kendaraan lain jika sampah mengenai kaca atau jalur kendaraan.
7. Menghormati Petugas dan Pengendara Lain
Petugas jalan tol dan kendaraan petugas—baik dari Jasa Marga, Polisi Jalan Raya, maupun rescue—sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari pengguna jalan.
Baca Juga: Viral Unggahan Istri Korban Kecelakaan Tol Kayu Agung, Pesannya Pilu
Padahal, mereka hadir untuk membantu. Menghormati mereka adalah bagian dari etika sosial yang harus dijaga.
Etika Adalah Cermin Kesadaran Kolektif
Mengemudi di jalan tol bukan hanya soal kecepatan dan teknologi kendaraan. Ia adalah ujian nyata kedewasaan dan kesadaran sosial setiap pengemudi.
Etika berkendara yang baik bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tapi juga menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Dengan memahami dan menerapkan etika berkendara di tol, kita tak hanya menghindari denda atau kecelakaan, tetapi juga ikut membangun budaya lalu lintas yang lebih aman dan beradab.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Unggahan Istri Korban Kecelakaan Tol Kayu Agung, Pesannya Pilu
-
Antre Kendaraan, Penjual Saldo Tol Raup Berkah Jelang Libur Akhir Tahun
-
Arus Balik Lebaran di Jalan Tol Trans Sumatera Melonjak 101 Persen Dibanding Hari Normal
-
Mudik Lebaran 2024: Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 86%
-
2 Hari Lebaran, Volume Kendaraan Melintas di JTTS Sumsel Naik 77 Persen
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bundaran Air Mancur Jadi Ikon Wisata Baru, Viral Parkir Liar Rp20 Ribu Dikeluhkan Pengunjung
-
Sumsel Didominasi Zona Coklat, BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering dari Normal
-
7 Fakta Kasus Pembunuhan Staf Bawaslu OKU, Pelaku Sempat Hilang dan Bersembunyi di Palembang
-
7 Fakta Kecelakaan Mencekam Bus di Ranau Tengah, 28 Penumpang Luka Usai Terguling
-
Baru Maret Sudah 31 C dan Menyengat, BMKG Ungkap Sinyal Awal Kemarau 2026 di Sumsel