SuaraSumsel.id - Pemerintah melalui Kemendikbudristek kembali membuka pendaftaran KIP Kuliah 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan akses pendidikan tinggi bagi pelajar berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Program ini memberikan bantuan biaya pendidikan hingga Rp12 juta per semester serta uang saku bulanan yang disesuaikan dengan wilayah kampus.
Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah 2025 menjadi angin segar bagi siswa lulusan SMA/SMK sederajat tahun 2023, 2024, dan 2025 yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Pendaftaran telah dibuka sejak awal tahun dan akan berlangsung hingga Oktober 2025 melalui laman resmi kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
Berikut syarat dan jadwalnya:
- Pendaftaran KIP Kuliah 2025 dibuka hingga Oktober
- Maksimal usia pendaftar 21 tahun dan lulusan 3 tahun terakhir
- Harus diterima di PTN/PTS lewat SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri
- Dokumen wajib termasuk bukti bantuan sosial atau slip gaji
- Uang saku Rp800 ribu–Rp1,4 juta per bulan sesuai wilayah
- Pendaftaran dilakukan online lewat situs resmi KIP Kuliah
Untuk bisa mendapatkan KIP Kuliah 2025, peserta harus memenuhi syarat administratif dan ekonomi. Mereka harus diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri, dan memilih program studi berakreditasi A, B, atau C.
Secara ekonomi, peserta harus berasal dari keluarga tidak mampu. Bukti yang dapat digunakan antara lain kepemilikan kartu bantuan sosial seperti KIP, PIP, PKH, BPNT, atau terdaftar di DTKS.
Alternatif lainnya adalah slip gaji orang tua maksimal Rp4 juta per bulan, atau Rp750 ribu per kapita. Jika tidak memiliki dokumen resmi, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan dapat digunakan.
Dokumen yang harus disiapkan meliputi NIK, NISN, NPSN, bukti bantuan sosial, slip gaji atau SKTM, foto kondisi rumah dan keluarga, serta email dan nomor HP aktif. Untuk peserta dari wilayah 3T, panti asuhan, atau penyintas bencana, dokumen tambahan akan diminta.
Setelah membuat akun di situs resmi, peserta wajib mengisi data, mengunggah dokumen, dan memilih jalur masuk. Setelah diterima, finalisasi data dan verifikasi dari kampus menjadi tahap akhir sebelum bantuan diberikan.
Bantuan KIP Kuliah 2025 mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup bulanan selama masa studi normal. Namun, bantuan bisa dicabut jika mahasiswa terbukti melakukan pelanggaran.
Program ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah untuk mendorong pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan. Dengan menyiapkan semua dokumen secara lengkap dan teliti, peluang lolos seleksi KIP Kuliah akan semakin besar.
Berita Terkait
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Jaring Pengamanku Berhenti, tapi Beban Hidup Terus Menanti: Refleksi Seorang Penerima Beasiswa
-
Cara Daftar KIP Kuliah Jalur SNBT 2026, Simak Jadwal dan Syaratnya
-
Jadwal dan Cara Daftar KIP Kuliah 2026, Apa Saja Syarat yang Dibutuhkan?
-
33 Universitas di Jogja yang Menerima KIP Kuliah untuk Seleksi SNBT 2026
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Bakar Rumah Mantan Mertua di PALI, Ayu Nyaris Diamuk Warga Usai Menyerahkan Diri
-
Lahan Basah Sungai Musi dalam Catatan, Ingatan dan Rasa Taufik Wijaya
-
PTBA Perkuat Program Pemberdayaan Masyarakat, Bidik Dampak Nyata dan Berkelanjutan
-
Transportasi Umum Palembang Dinilai Mundur, Surat Terbuka untuk Ratu Dewa: Kritik Kami Dibungkam
-
Gegara Limbah, 3 Pabrik Tahu di Palembang Disegel, Belasan Usaha Lain Jadi Sorotan