SuaraSumsel.id - Tak sedikit orang yang bertanya-tanya, apakah boleh nggak sih lari pakai sneakers biasa?.
Secara kasual, sneakers memang menggoda dengan desainnya stylish, sol empuk, dan nyaman untuk aktivitas harian.
Tapi begitu masuk ke dunia running yang serius, ada perbedaan besar yang perlu kamu pahami agar tidak berakhir dengan cedera.
1. Apa Bedanya Sneakers dan Sepatu Running?
Secara sekilas, sneakers dan sepatu lari memang mirip. Namun, dari segi struktur, mereka sangat berbeda.
Sneakers umumnya dibuat untuk gaya dan kenyamanan sehari-hari. Solnya lebih datar, fleksibel, dan bantalan tidak terlalu kompleks.
Sepatu running dirancang khusus untuk mendukung pergerakan berulang saat lari.
Ada teknologi pada midsole seperti ZoomX, Gel, atau Fresh Foam untuk meredam benturan, serta sistem stabilitas untuk mencegah cedera.
Kata pelatih lari profesional yakni “Lari itu memberi tekanan 2–3 kali berat badan ke sendi. Tanpa sepatu yang dirancang untuk itu, risikonya tinggi.”
Baca Juga: BREAKING: Penampilan Harnojoyo Jadi Sorotan saat Ditahan Kejati Sumsel
2. Risiko Lari Pakai Sneakers Biasa
Jika kamu lari dengan sneakers kasual, tubuh akan menerima beban lebih berat di lutut, pergelangan kaki, dan tumit.
Akibatnya, berisiko mengalami Shin splints (nyeri tulang kering), Plantar fasciitis (nyeri tumit)
Cedera lutut atau keseleo, dan Kram otot karena kurangnya stabilitas.
Apalagi jika kamu rutin berlari lebih dari 3 km, penting untuk mempertimbangkan sepatu yang sesuai biomekanik tubuh.
3. Kapan Sneakers Masih Aman untuk Lari?
Kamu masih bisa menggunakan sneakers untuk jalan cepat, pemanasan ringan, atau lari santai singkat (maksimal 10–15 menit) di permukaan datar.
Tag
Berita Terkait
-
Style & Performa? 5 Sepatu Running Trend 2025 yang Bikin Lari Makin Seru
-
Sepatu Running Buat ke Kantor? Ini 5 Alasan Kamu Wajib Coba
-
Harga Sepatu Ortuseight Juli 2025: Mulai Rp314 Ribu hingga Rp2,5 Juta?
-
Lari Lebih Nyaman dan Cepat, Ini Alasan Pelari Profesional Pilih Hoka
-
7 Merek Sepatu Running Terbaik 2025: Nyaman, Ringan dan Siap Tembus Target Kilometeranmu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang