SuaraSumsel.id - BCA Syariah menawarkan fitur KKB iB yang merupakan pembiayaan dengan tujuan untuk kepemilikan atau pembelian kendaraan bermotor baru maupun bekas.
KKB iB BCA Syariah ini ada 2 jenis, diantaranya yaitu:
1. KKB iB Mobil Baru
Fasilitas pembiayaan untuk pembelian mobil baru dengan jangka waktu sampai dengan 8 tahun (tipe atau merk mobil tertentu)
2. KKB iB Mobil Bekas
Fasilitaspembiayaan untuk pembelian mc bekas (used car) dengan jangka waktu sampai dengan 6 tahun, baik mobil bekas dari showroom maupun dari penjual perorangan.
Benefit KKB iB BCA Syariah
1. Pembiayaan dengan prinsip syariah
KKB iB BCA Syariah merupakan fasilitas pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah dengan menggunakan akad Murabahah.
Baca Juga: Penjualan Mobil Turun 21 Persen, Pelaku Usaha Sumsel Minta Keringanan Pajak Kendaraan
2. Biaya Ringan
- Total pembayaran pertama ringan, DP hanya 15%
- Pembayaran angsuran pertama dilakukan di bulan berikutnya (in arrear)
- Nasabah diberikan pilihan untuk bebas asuransi jiwa dengan jangka waktu maksimum tenor s.d 4 tahun
3. Kepastian Angsuran
Dengan margin yang sudah disepakati di awal, maka besar angsuran nasabah per bulan sudah disepakati bersama dan besar angsurannya akan tetap sama/ pasti sampai dengan jangka waktu pembiayaan berakhir.
4. Terpercaya (Partnership dengan rekanan dealer)
5. Jangka waktu sampai dengan 8 Tahun
6. Bisa untuk membiayai mobil bekas
Syarat dan Ketentuan KKB iB BCA Syariah
- KKB iB dapat diajukan oleh karyawan dengan status karyawan tetap dan masa kerja minimal 2 tahun.
- KKB iB juga dapat diajukan Wiraswasta/professional dengan minimal pengalaman 2 Tahun.
Dokumen yang diperlukan KKB iB BCA Syariah
- Dokumen Pribadi
- Dokumen pekerjaan / usaha
- Dokumen legalitas mobil (copy BPKB dan STNK)
- Surat Pemesanan / tanda jadi dari dealer (khusus untuk mobil baru)
Ketentuan Margin KKB iB BCA Syariah
1. Mobil Baru Konvensional
Jangka Waktu 1 – 3 Tahun, Margin 3,38%
Jangka Waktu 4 – 5 Tahun, Margin 3,88%
Jangka Waktu 6 – 8 Tahun, Margin 5,88%
2. Mobil Listrik
Jangka Waktu 1 – 3 Tahun, Margin 3,28%
Jangka Waktu 4 – 5 Tahun, Margin 3,74%
3. Mobil Bekas Konvensional
Jangka Waktu 1 Tahun, Margin 6,62%
Jangka Waktu 2 Tahun, Margin 6,49%
Jangka Waktu 3 Tahun, Margin 6,52%
Jangka Waktu 4 Tahun, Margin 6,60%
Jangka Waktu 5 Tahun, Margin 6,69%
Jangka Waktu 6 Tahun, Margin 6,79%
Perhitungan yang akan digunakan pada saat akad pembiayaan menggunakan perhitungan efektif (dikonversikan dari perhitungan flat).
Ketentuan Margin tersebut berlaku untuk periode program 2 Januari hingga 31 Desember 2025.
Simulasi KKB iB BCA Syariah
1. Simulasi Pembiayaan KKB BCA Syariah Mobil Baru
Tipe Kendaraan : Toyota
Jangka Waktu : 5 Tahun
Uang Muka : 20%
Usia : 28 Tahun
Harga OTR Mobil : Rp 300.000.000
Nilai Uang Muka : Rp 60.000.000
Angsuran Seluruh Periode per Bulan : Rp 4.776.102
Total Pembayaran Pertama : Rp 92.008.500
2. Simulasi Pembiayaan KKB BCA Syariah Mobil Bekas
Tipe Kendaraan : Toyota
Jangka Waktu : 5 Tahun
Uang Muka : 20%
Usia : 28 Tahun
Harga OTR Mobil : Rp 300.000.000
Nilai Uang Muka : Rp 60.000.000
Tahun Kendaraan : 2023
Angsuran Seluruh Periode per Bulan : Rp 5.338.667
Total Pembayaran Pertama : Rp 92.008.500
Hasil perhitungan tersebut hanya simulasi dan bukan nilai pasti. Margin dan Ketentuan lain dapat berubah sewaktu-waktu.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah BNPB Buka Lowongan 2026? Waspada Link Penipuan
-
7 Fakta Mengejutkan Kepala Cabang Koperasi di Sumsel Diduga Gelapkan Rp 1,3 Miliar
-
Waspada! Era Sidak Digital Dimulai, Pegawai 107 Kelurahan Palembang Dipantau CCTV
-
7 Cara Kombinasikan Cushion dan Bedak agar Makeup Lebih Rapi Seharian
-
Pertamina Adera Field Temukan Sumur Minyak Baru, Peran Sumsel Kembali Jadi Sorotan