SuaraSumsel.id - Membeli mobil secara kredit masih menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat Indonesia untuk memiliki kendaraan pribadi.
Namun, tanpa simulasi kredit mobil yang matang dan perencanaan finansial yang cermat, cicilan bulanan justru bisa menjadi beban jangka panjang yang mengganggu stabilitas ekonomi rumah tangga.
Simulasi kredit mobil bukan sekadar menghitung cicilan bulanan, tetapi juga bagian penting dari strategi pengelolaan keuangan sebelum mengambil keputusan besar.
Dengan perencanaan tepat, kredit mobil bisa menjadi solusi yang menguntungkan dan bukan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada kuartal I 2025, pembiayaan kendaraan bermotor meningkat sebesar 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Mayoritas konsumen memilih kredit mobil sebagai skema pembelian.
Sayangnya, tingkat gagal bayar juga ikut naik, terutama dari debitur yang tidak memiliki perencanaan keuangan sejak awal. Karena itu, memahami simulasi kredit mobil menjadi krusial.
Agar cicilan berjalan lancar dan tidak menimbulkan masalah keuangan, berikut 13 langkah penting yang wajib dilakukan sebelum mengambil kredit mobil.
1. Evaluasi Kondisi Keuangan Pribadi
Langkah pertama adalah memahami kondisi finansial secara menyeluruh. Hitung pendapatan tetap, pengeluaran rutin, serta cicilan lainnya.
Idealnya, porsi cicilan mobil tidak melebihi 20 persen dari total penghasilan bulanan agar keuangan tetap sehat.
2. Cek dan Perbaiki Riwayat Kredit
Skor kredit BI Checking yang baik adalah kunci disetujuinya pengajuan kredit. Pastikan tidak ada tunggakan, dan bayarlah tagihan tepat waktu sebelum mengajukan kredit mobil. Skor kredit buruk bisa menjadi penghalang utama, meski penghasilan cukup.
3. Buat Anggaran Realistis
Rancang anggaran bulanan dengan memperhitungkan semua biaya yang muncul dari kepemilikan mobil, termasuk asuransi, servis berkala, bahan bakar, dan biaya tak terduga. Jangan hanya menghitung cicilan pokok dan bunga saja.
4. Susun Perencanaan Keuangan Rinci
Berita Terkait
-
Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa
-
Waspada Baterai Rusak pada Mobil Hybrid Bekas! Kenali Ciri-cirinya sebelum Terlanjur Membeli
-
Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!
-
Geely Auto Rilis Teknologi Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik Berbasis AI
-
Berapa Harga Nissan Pixo? Ini si Penantang Honda Super-One
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?
-
Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?
-
Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?
-
Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI